Indonesia-India Berpeluang Jalin Kerja Sama di Sejumlah Sektor
JAKARTA, Investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto akan mengunjungi India dalam waktu dekat. Indonesia memiliki hubungan bilateral yang baik dengan India selama berabad-abad. Berdasarkan hubungan panjang tersebut, Diplomatic Affair Editor Economic Times India, Dipanjan Roy Chaudhury menilai keduanya terbuka peluang melakukan kerja sama di sejumlah sektor, salah satunya di sektor pertahanan.
"Pertahanan adalah sektor yang sangat prioritas. Presiden Indonesia yang juga seorang jenderal ingin memodernisasi militer Indonesia, dan India bisa membantu Indonesia dalam hal memodernisasi peralatan perang," kata Dipanjan Roy, di Jakarta, Kamis (16/1/2025).
Menurutnya Prabowo tampak tertarik membeli rudal supersonik milik India, serta memperbaiki peralatan perang lainnya. Indonesia sebagai negara maritim dinilai memiliki kepentingan dalam menjaga kedaulatan wilayah kemaritimannya. Menurutnya Kepulauan Andaman yang berjarak 90 mil dari Aceh dapat menjadi jembatan antara India dan Indonesia.
"Perlindungan maritim adalah sektor yang juga penting," ucapnya.
Dipanjan menambahkan, konektivitas juga menjadi sektor penting yang perlu dijalin kedua negara. Penerbangan langsung antar ibu kota kedua negara menurutnya perlu dibuka.
"Sejauh ini, terdapat beberapa kota di India yang berhubungan dengan kota-kota Indonesia. Sayangnya, ibu kota India tidak terhubung dengan ibu kota Indonesia. Jakarta merupakan kota-kota yang berkembang dan India merupakan kota yang berkembang, sehingga kedua ibu kota negara harus memiliki penerbangan langsung secepat mungkin," jelasnya.
Selain itu keduanya juga dapat saling bekerja sama terkait isu keamanan dan kontraterorisme. Menurutnya di tengah situasi geopolitik saat ini, radikalisasi menjadi ancaman yang perlu diantisipasi oleh kedua negara.
Kemudian di sektor pariwisata, kedua negara juga berpotensi untuk meningkatkan kerja sama. Terlebih ada banyak sekolah pariwisata di kedua negara yang bisa saling bekerja sama. Jumlah kunjungan wisatawan juga perlu ditingkatkan, terutama masih sedikitnya wisatawan Indonesia yang melancong ke India.
"Indonesia memiliki banyak keindahan alam selain Bali. Turis Indonesia ke India masih sangat sedikit, maka itu perlu ditingkatkan," ucapnya.
Selain itu, ia juga menilai peluang kerja sama di sektor pertambangan juga masih sangat terbuka lebar. Menurutnya Indonesia merupakan pasar yang besar bagi India. Tidak hanya itu, peluang kerja sama juga bisa dilakukan di sektor pendidikan. Menurutnya India memiliki banyak keunggulan di bidang pendidikan. Kerja sama melalui pertukaran pelajar dan mahasiswa juga penting untuk disepakati oleh kedua negara.
Sementara itu, dirinya juga menyambut baik bergabungnya Indonesia ke dalam keanggotaan BRICS. Ia memandang bergabungnya Indonesia memberikan keseimbangan kepada pembangunan geopolitik. Indonesia sebagai negara terbesar di Asia Tenggara dinilai memiliki peran penting di dalam keanggotaannya di BRICS.
"BRICS adalah platform yang penting, ini memberikan alternatif negara-negara seperti Indonesia untuk mengekalkan otonomi strategisnya," tuturnya. (C-14)

