Pertamina Akan Akuisisi 20% Saham Raksasa Tenaga Surya Filipina Rp 1,8 Triliun
JAKARTA, investortrust.id - Citicore Renewable Energy Corporation (CREC), salah satu perusahaan raksasa tenaga surya yang berbasis di Filipina mengatakan, BUMN asal Indonesia PT Pertamina akan membeli 20% saham di perusahaan energi terbarukan itu seharga 6,70 miliar peso (US$ 114,8 juta) atau sekitar Rp 1,8 triliun.
Baca Juga
Pertamina Drilling Sukses Lakukan Operasi 'Fracturing' di Blok Rokan
Berdasarkan perjanjian tersebut, dilansir Reuters, Minggu (12/1/2024) PT Pertamina Power Indonesia atau Pertamina New & Renewable Energy (PNRE) akan mengambil alih 2,23 miliar saham Citicore dengan harga 3 peso per saham.
Citicore, salah satu produsen tenaga surya terbesar di Filipina mengatakan, kesepakatan itu akan membantu perusahaan mengembangkan proyek energi terbarukan di Indonesia dan memperluas kehadirannya di Asia Tenggara.
Baca Juga
Pertamina Hulu Rokan Catatkan Lifting Minyak 58 Juta Barel Sepanjang 2024
Akuisisi ini bertujuan akan menyumbang sekitar 1 gigawatt (GW) kapasitas energi hijau per tahun. "Dana kesepakatan akan membantu perusahaan mengembangkan rangkaian proyek energi hijau dalam negeri," kata Citicore.
Sementara, mengutip media yang berbasis di Filipina Philstar Global, transaksi pembelian saham ini menandai investasi pertama Pertamina NRE di Filipina, sehingga membuka jalan masuknya Pertamina NRE ke dalam pasar energi terbarukan yang sedang berkembang pesat di negara tersebut.
Citicore Renewable Energy Corporation (CREC) adalah perusahaan energi terbarukan yang berbasis di Filipina, yang fokus utamanya adalah pengembangan, pembangunan, dan pengoperasian proyek-proyek energi surya.
Perusahaan ini berperan aktif dalam mendukung transisi energi di Filipina dengan menyediakan solusi energi bersih yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. CREC juga memiliki sejumlah proyek tenaga surya besar di berbagai wilayah di Filipina.

