Pengguna EV Semakin Banyak, PLN Siap Tambah SPKLU untuk Libur Idulfitri 2025
JAKARTA, investortrust.id - PT PLN (Persero) berencana untuk menambah jumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) pada masa libur Idulfitri 2025 nanti. Hal ini mengingat meningkatnya pengguna kendaraan listrik (electric vehicle/EV) selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024-2025.
Direktur Utama PT PLN Darmawan Prasodjo mengungkapkan, peningkatan jumlah pengguna EV di libur Nataru kali ini mencapai tiga kali lipat dibandingkan periode 2023-2024. Hal ini menyebabkan peningkatan transaksi di SPKLU hingga lima kali lipat.
“Untuk itu kami menambah jumlah SPKLU sebanyak delapan kali lipat atau dibanding jumlah SPKLU pada Nataru di tahun 2023-2024. Namun, kami juga perlu mengantisipasi nanti Lebaran Idulfitri yang 3 sampai 3,5 bulan lagi ini peningkatannya akan berapa kali lipat,” kata Darmawan dalam konferensi pers, dikutip Kamis (2/1/2025).
Menurut dia, hal ini perlu diantisipasi agar mudik Lebaran nanti juga bisa berjalan dengan lancar. Untuk itu, pihak PLN kini sudah mulai memonitor pola dari penggunaan masing-masing SPKLU.
Baca Juga
“Ada SPKLU kami ternyata antreannya sangat rendah sekali sehari-hari, bahkan pada saat libur Nataru. Tetapi, ada juga kluster SPKLU kami dengan penggunaan yang jauh lebih tinggi. Nah tentu saja pola di mana kluster SPKLU dengan penggunaan yang tinggi jumlahnya akan kami tambah sesuai dengan perkiraan nanti jumlah mobil listrik yang akan digunakan pada saat liburan Idul Fitri,” jelas Darmawan.
Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Darmo itu mengatakan bahwa penambahan jumlah SPKLU akan lebih banyak dibanding kenaikan jumlah kendaraan listrik. Hal ini dimaksudkan agar tidak terjadi penumpukan atau antrean yang mengular pada saat mengisi daya kendaraan listrik.
Darmo menerangkan, perhitungan yang dilakukan sekarang masih belum final, mengingat periode libur Nataru baru akan selesai pada 8 Januari 2025. Setelah libur Nataru benar-benar selesai dan data masuk seluruhnya, barulah PLN bisa memperkirakan berapa jumlah SPKLU yang mesti ditambah.
“Ini belum final, jadi ini kami menunggu nanti tanggal 8 Januari 2025 dan polanya sudah kami identifikasi. Pada intinya adalah kami selalu memastikan bahwa saudara-saudara kita yang menggunakan mobil listrik bisa menggunakan mobil listriknya untuk mudik dengan nyaman tanpa adanya hambatan apa pun,” ucap dia.

