Bagikan

NEPIO, Organisasi Baru untuk Percepat Pembangunan PLTN

JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) saat ini sedang menyusun pembentukan Nuclear Energy Program Implementation Organization (NEPIO). Hal itu dilakukan untuk mengakselerasi pengembangan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di Tanah Air.

Sekretaris Jenderal ESDM Dadan Kusdiana menyebutkan, dalam upaya pembentukan NEPIO tersebut membutuhkan Keputusan Presiden (Keppres) yang saat ini sedang disusun.

“Namanya NEPIO. Kita lagi susun (Keppres-nya),” kata Dadan saat ditemui di Sekretariat Kementerian ESDM, Jumat (20/12/2024).

Selain itu, Dadan juga menyampaikan bahwa pengembangan nuklir dan pembentukan NEPIO ini juga mesti sejalan dengan Kebijakan Energi Nasional (KEN) dan Rencana Umum Ketenagalistrikan Nasional (RUKN).

Baca Juga

Targetkan Mulai Garap PLTN Tahun Depan, PLN Minta Bantuan Pemerintah dan DPR

Dia menerangkan, pada awalnya KEN ini dibahas pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Mengingat, saat ini sudah terjadi pergantian pemerintahan ke Presiden Prabowo Subianto, maka isi dari KEN tersebut mesti disesuaikan lagi dengan program-program Prabowo.

“KEN dulu itu kan dibahasnya di masa Presiden Pak Jokowi. Sekarang kita lagi memastikan bahwa kesesuaian dengan program yang Pak Presiden yang sekarang. Urutannya harus ada KEN, ada RUKN. Tapi kan harus sejalan di RUKN, kan sudah masuk untuk nuklir, sehingga kita siap-siap,” ujar dia.

Sebelum ini, Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Eniya Listiani Dewi menyebutkan, saat ini posisi draft Keppres tersebut akan diajukan ke Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung. Keppres ini ditargetkan selesai pada awal tahun 2025 mendatang.

“Nuklir ini Kalau arahan Pak Menteri disiapkan Keppres-nya. Jadi sekarang saya fokus kepada draft keppres. Draft keppres kemarin sudah final di teman-teman teknis. Terus ini nanti saya maju ke Pak Wamen. Itu dulu,” ungkap Eniya.

Disebutkan oleh Eniya, NEPIO ini merupakan organisasi nuklir untuk implementasi. Nantinya, NEPIO akan diketuai oleh Presiden Prabowo Subianto, sedangkan untuk ketua hariannya adalah Menteri ESDM, yakni Bahlil Lahadalia.

Baca Juga

Berencana Bangun PLTN Berkapasitas 250 MW, Indonesia Segera Lapor IAEA

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024