Freeport Kerek Produksi Tembaga Jadi 220 Ribu Ton per Hari di 2024
JAKARTA, Investortrust.id - Proses penambangan PT Freeport Indonesia tengah mengalami peningkatan, dengan kapasitas mencapai hampir 100% dari yang direncanakan pada tahun ini, yaitu sekitar 200 ribu ton bijih tembaga per hari.
Di tahun 2024, perusahaan bakal kembali meningkatkan kapasitas produksi menjadi 220 ribu ton bijih per hari untuk menghasilkan 1,7 miliar pon tembaga dan 1,9 juta ons emas.
"Pada tahun depan, PTFI berencana meningkatkan kapasitas produksi menjadi 220 ribu ton bijih per hari, yang diharapkan akan menghasilkan 1,7 miliar pon tembaga dan 1,9 juta ons emas," kata Direktur Utama PT Freeport Indonesia (PTFI) Tony Wenas dalam keterangan tertulisnya yang diterima Jumat (27/10/2023).
Baca Juga
Progres Smelter Freeport Indonesia 78%, Senilai Rp 41 Triliun
Disampaikan Tony, Tembaga merupakan mineral strategis yang bisa memberikan manfaat kepada Indonesia, dan bisa menjadi mineral masa depan karena memegang peran kunci pada industri ekstraktif saat ini.
"Tembaga ini dianggap sebagai ‘mineral masa depan’ (the mineral of the future) karena memiliki peran kunci dalam tren industri saat ini, seiring dengan meningkatnya permintaan untuk mobil listrik dan energi terbarukan," kata Tony.
Dengan nilai strategis tersebut, Tony mengatakan PTFI tidak hanya sekadar menambang sumber daya alam tersebut untuk mengejar keuntungan. Ia menegaskan PTFI juga memerhatikan keberlanjutan lingkungan dalam menjalankan bisnisnya, ditambah dengan kebutuhan pasar global yang semakin besar.
"Pertambangan adalah industri ekstraktif yang mengubah bentang alam sehingga lingkungan dalam industri pertambangan menjadi isu yang tak luput dari perbincangan. Untuk itu, kami sudah merencanakan dan sedang merestorasi lingkungan yang terdampak, termasuk tailing areas (area penimbunan limbah)," tuturnya.

