Astra Infra Group Mitigasi Risiko Cuaca Ekstrem di Tol Milik Astra Infra
JAKARTA, investortrust.id – PT Astra Tol Nusantara atau Astra Infra Group mengungkapkan, sejumlah langkah antisipasi cuaca ekstrem sepanjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025 di beberapa titik ruas tol milik mereka, utamanya di Tol Tangerang – Merak dan Cikopo - Palimanan (Cipali).
Menurut Ketua Gugus Tugas Nataru 2024/2025 Astra Infra Group, Rinaldi memaparkan, pihaknya telah mempersiapkan beberapa langkah mitigasi selama cuaca ekstrem yang diperkirakan akan terjadi hingga 9 Januari 2025 mendatang.
“Cuaca itu berpengaruh langsung pada kualitas jalan. Biasanya kita langsung siapkan peralatan dan bahan-bahan yang bisa membuat jalan lebih mantap. Contohnya, kalau ada lubang, kita segera tutup. Kemudian untuk di daerah-daerah tertentu kita siapkan seperti pompa air, sandbag, kalau ada terjadi genangan air atau air yang meningkat, seperti itu,” ungkap dia saat ditemui usai media gathering Nataru 2024/2025 ASTRA Infra Group, Jakarta, Selasa (17/12/2024).
Ia juga menyatakan, Astra Infra Group akan menerjunkan lebih dari 800 personel dan 90 kendaraan operasional (safety car) untuk mengawal arus mudik dan balik periode Nataru 2024/2025.
Baca Juga
Astra Infra Kerahkan 500 CCTV Pantau Lalu Lintas Tol Libur Nataru
“Personel yang kita siagakan selama periode Nataru ini sekitar 800 personel lebih dan 90 kendaraan operasional yang kita operasikan. Dan kita sudah beberapa kali melakukan koordinasi dengan kepolisian, Kemenhub (Kementerian Perhubungan), kita sudah ikut beberapa kali simulasi tactical floor game,” ucap Rinaldi.
Rinaldi menambahkan, pihaknya telah memasang ratusan CCTV diseluruh ruas tol yang dikelola Astra Infra Group, serta Road Traffic Microwave System (RTMS) guna memonitor visi rasio kepadatan lalu lintas di jalan tol.
“Kita sudah memasang lebih dari 500 CCTV di semua jalan tol yang kita operasikan. Kemudian, kita juga memasang traffic counter/RTMS, ini untuk mengetahui jumlah kendaraan yang lewat per jam,” tambah dia.
Berdasarkan catatan investortrust.id, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca ekstrem di periode angkutan Nataru 2024/2025 akan berlangsung hingga Kamis (9/1/2025).
“Kami mohon untuk terus memonitor perkembangan informasi cuaca, karena dari prakiraan dan prediksi kami, menjelang Nataru hingga sekitar tanggal 9 Januari (2025) di beberapa wilayah, terutama yang di jalur mudik juga mengalami peningkatan eskalasi cuaca,” kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati beberapa waktu lalu.
Dwikorita menambahkan, pihaknya bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan TNI/Polri akan melaksanakan modifikasi cuaca di titik-titik yang rawan terkena dampak bencana alam.
“BMKG, dalam rangka untuk memitigasi kondisi cuaca bersama dengan BNPB dan TNI/Polri, melakukan modifikasi cuaca, terutama untuk titik-titik yang dikhawatirkan akan berdampak potensi bencana (alam),” tambah dia.

