Dorong Otomasi Operasional, NCS Terapkan AI dan IoT
JAKARTA, investortrust.id - Sebagai upaya untuk tetap kompetitif di era ekonomi digital, perusahaan logistik PT Nusantara Card Semesta (NCS) melakukan otomasi proses operasional menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), dan internet of things (IoT).
“Selain meningkatkan dapat produktivitas, otomatisasi ini ikut membantu bisnis mengurangi biaya operasional dan mengoptimalkan rantai pasok (supply chain),” ujar Direktur Utama NCS Reni Sitawati Siregar, dalam keterangan pers, Minggu (8/12/2024).
Menurutnya, hal ini sejalan dengan komitmen inovasi perusahaan untuk mengembangkan ekspansi bisnis di tahap last mile atau tahap akhir proses pengiriman barang dan fulfillment atau jasa yang mencakup proses pemenuhan pesanan pelanggan.
“Didorong oleh pertumbuhan bisnis consumer goods yang kian masif, kami yakin kebutuhan layanan warehouse & fulfillment akan terus meningkat selaras dengan tuntutan SLA (service level agreement) yang mumpuni,” kata Reni.
Baca Juga
Industri Logistik Minta Tarif Tol Cibitung - Cilincing Dievaluasi
Ia mengungkapkan, NCS juga berkomitmen untuk terus beradaptasi dengan digitalisasi dan perubahan teknologi yang semakin massif, di antaranya melalui investasi teknologi.
“Dengan meningkatnya digitalisasi, risiko kebocoran data juga semakin tinggi, dan NCS perlu menjamin keamanan data para pelanggan atau nasabah, melalui enkripsi dan sistem keamanan siber yang berkualitas,” ucap Reni.
Saat ini, lanjut dia, NCS telah memiliki warehouse yang tersebar di lebih dari 160 titik di seluruh Indonesia, dengan luas hingga 10.000 meter persegi.
“Didukung oleh WMS (Warehouse Management System) yang kami develop sendiri, akan menjamin proses inventori produk, penyimpanan hingga pengirimannya ke konsumen dapat berjalan lebih akurat,” ucap Reni.
Baca Juga
Mendag Revisi Aturan Perdagangan Antarpulau, Dorong Efisiensi Logistik Nasional
Tahun depan, dikatakan dia, NCS akan terus melanjutkan ekspansi bisnisnya dengan terus berinvestasi melalui pembukaan kantor cabang dan kantor sub cabang di seluruh Indonesia.
“Tentunya dengan membuka pasar yang baru, kami ingin membuka lebih banyak lagi opportunity yang belum tergarap secara maksimal,” kata Reni

