Industri dan Ekonomi RI Raih Banyak Keuntungan jika Gunakan AI
JAKARTA, investortrust.id - Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin), Faisol Riza mengatakan, industri dan perekonomian nasional akan meraih banyak peluang dan keuntungan jika menggunakan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Menurut Faisol, industri akan mengalami peningkatan produktivitas dan efisiensi jika mengadopsi AI, di antaranya berupa proses automasi, pengelolaan energi, dan pengurangan biaya di sektor industri manufaktur.
Baca Juga
Wamenperin Faisol Ungkap Tantangan Penggunaan AI oleh Industri
"Manfaat kedua yaitu peningkatan inovasi produk dan layanan, di mana perusahaan dapat menggunakan AI untuk merancang produk baru yang lebih efisien dan ramah lingkungan," kata Faisol dalam acara AI for Indonesia di Jakarta, Rabu (4/12/2024).
Faisol Riza menambahkan, penerapan AI juga dapat meningkatkan rantai pasok melalui prediksi kebutuhan inventori secara lebih akurat, sehingga mengurangi pemborosan.
“Manfaat lainnya adalah optimasi logistik dengan berkurangnya biaya pengiriman dan meningkatkan ketepatan waktu,” ujar dia.
Di sisi lain, kata Wamenperin, penggunaan AI dapat menghadirkan penguatan daya saing di pasar global melalui kustomisasi produk massal. Melalui AI, perusahaan dapat memenuhi kebutuhan pasar internasional tanpa kehilangan efisiensi produksi.
Baca Juga
Kontribusi Industri Pengolahan Melambat, Wamenperin Singgung Soal Ekonomi Global
"Analitik pasar dapat dilakukan secara real-time karena AI membantu perusahaan memahami tren global dan menyesuaikan strategi bisnis," ungkap dia.
Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengatakan, AI juga berdampak positif terhadap keberlanjutan atau sustainability, yakni melalui efisiensi material untuk mengurangi limbah bahan baku.
"Pemantauan lingkungan, AI digunakan untuk mendeteksi pencemaran lingkungan atau emisi gas rumah kaca di area industri," tambah Faisol.
