Ketum Kadin Anindya Bakrie Optimistis ICA CEPA Dorong Tercapainya Indonesia Emas 2045
JAKARTA, investortrust.id - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Novyan Bakrie menyambut positif kerja sama dagang Indonesia-Kanada Comprehensive Economic Partnership Agreement (ICA CEPA). Menurut Anindya, ICA CEPA dapat membawa Indonesia untuk menjadi negara dengan ekonomi kelima terbesar dunia sekaligus mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
"Terkait dengan manfaat yang Indonesia bisa dapatkan, saya rasa sangat jelas. Melalui CEPA, kita bisa melihat transparansi, prediktabilitas, dan saya rasa ini adalah unsur-unsur yang penting bagi bisnis," kata Anindya dalam ICA CEPA Forum Panel Discussion di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Senin (2/12/2024).
Baca Juga
Bukti Dukungan Pemerintah pada Kadin Indonesia, Menko dan Kepala Badan Hadiri Rapimnas
Anindya Bakrie memaparkan, untuk mencapai visi Indonesia Emas yang sekaligus peringatan 100 tahun kemerdekaan, pemerintah maupun kelompok pengusaha berkeinginan agar ekonomi tumbuh secara bertahap untuk mencapai target 8% dalam lima tahun ke depan. Namun, di saat yang bersamaan, pemerintah Indonesia dihadapkan pada tantangan untuk mengentaskan angka kemiskinan.
CEO Bakrie & Brothers Tbk itu mengungkap untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 8% sekaligus upaya pengentasan kemiskinan, pemerintah dan kelompok pengusaha perlu melakukan hubungan bisnis yang serius, termasuk dengan negara mitra. Melalui CEPA, dia melihat ada aspek yang dapat diperhatikan oleh Indonesia maupun Kanada.
Diungkap oleh Anindya, aspek utama yang menjadi sorotannya adalah pertahanan. Dia mengatakan sebagai salah satu pelopor kerja sama negara-negara Asia Tenggara yakni ASEAN, serta sebagai negara yang tidak tergabung dalam blok kekuatan global tertentu, Indonesia memiliki tanggung jawab besar menjaga aspek pertahanan dan ketahanan.
"Ketahanan energi dan ketahanan pangan merupakan dua topik terpenting di Indonesia saat ini. Dan ketahanan energi sudah dibicarakan dalam 5 tahun terakhir, tetapi ketahanan pangan menjadi juga penting lagi belakangan ini," ujar Anindya.
Sementara itu pemerintah Indonesia dan Kanada menandatangani Pernyataan Bersama Penyelesaian Indonesia-Canada CEPA. Penandatanganan dilakukan Menteri Perdagangan Budi Santoso dan Menteri Promosi Ekspor, Perdagangan Internasional, dan Pembangunan Ekonomi Kanada Mary Ng pada pembukaan kegiatan Misi Dagang Kanada ke Indonesia, di Jakarta, Senin (2/12/2024).
Baca Juga
AHY Ajak Kadin Indonesia Ambil Peran Penting di Pembangunan IKN
Total nilai perdagangan Indonesia-Kanada dalam lima tahun terakhir atau pada periode 2019–2023 meningkat sebesar 11,24% dengan nilai perdagangan pada 2023 sebesar US$ 3,4 miliar. Sementara itu, total nilai perdagangan Indonesia-Kanada pada periode Januari-September 2024 sebesar US$ 2,6 miliar atau meningkat 4,07% dibandingkan dengan periode yang sama di 2023.

