Tinjau Kesiapan Relokasi Warga Kolong Jembatan, Menteri Ara Dengarkan Aspirasi Warga
JAKARTA, investortrust.id - Kelayakan dan kenyamanan menjadi faktor utama dalam pemilihan tempat tinggal. Namun, apa jadinya ketika tempat tinggal yang ditempati tidak layak huni seperti petak-petak di kolong Jembatan Jalan Raya Tomang, Jakarta Pusat.
Ketidaklayakan tempat tinggal salah satunya tergambar di wilayah kolong jembatan Jalan Tomang Raya, Jakarta Pusat. Terpampang jelas kondisi yang kumuh dan sempitnya jarak hunian antar warga yang mengharuskan mereka menundukkan kepala agar tidak terbentur beton jembatan yang menjadi atap berteduh.
Melihat kesenjangan sosial ini, pemerintah berkomitmen membenahi dan memberikan kelayakan hidup warga setempat dengan memindahkan masyarakat ke tempat yang lebih layak. Pemerintah berencana akan memindahkan warga kolong Jembatan Tomang ke Rumah Susun (Rusun) KS Tubun sebanyak 20 Kepala Keluarga (KK), Rusun Jatisari 9 KK, Rusun Karang Anyar 9 KK, Rusun Tongkol 43 KK, Rusun Cibesel 11 KK total 92 KK, di mana 7 KK KTP Non Jakarta.
Hal ini telah dibuktikan oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait atau yang kerap disapa Ara beserta rombongan pada Jumat malam (29/11/2024), ketika meninjau kesiapan relokasi warga penghuni kolong Jembatan Tomang. Melihat situasi di tempat, langkah demi langkah Ara dan rombongan mulai menyusuri lokasi hunian warga satu per satu dan menemui puluhan warga kolong Jembatan Tomang.
Baca Juga
Warga Kolong Jembatan Jakarta Bakal Direlokasi Pemerintah Mulai Lusa!
"Khusus untuk relokasi warga kolong Jembatan Tomang akan ditunda dulu menunggu kesiapan warga," kata Menteri Ara usai menemui dan berdiskusi dengan puluhan warga kolong Jembatan Tomang.
Selain kolong Jembatan Tomang, Menteri Ara juga meninjau kesiapan relokasi warga kolong Jembatan Jalan Inspeksi Kanal Barat (Jelambar Baru) yang akan dipindahkan ke Rusun Rawa Buaya, serta proses pemindahan akan dilaksanakan pada hari ini, Sabtu (30/11/2024).
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait harus menundukkan badan untuk mengunjungi warga yang tinggal di bawah jembatan layang Tomang, Jakarta Barat, Jumat (29/11/2024). Foto: Dok. Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman.
Dalam tinjuannya langsung ke lokasi, puluhan warga menyambut hangat atas kunjungan dan kedatangan Menteri Ara ke wilayah mereka. Terlihat jelas senyum sumringah dua anak kecil bernama Wili dan Wili yang masih dijenjang Sekolah Dasar (SD) menyambut hangat dan bahagia datangnya Menteri Ara. Tak lupa mereka menyelipkan pesan singkat terima kasih atas kepedulian Presiden Prabowo yang telah memberikan tempat tinggal yang layak.
Tak hanya itu, warga lokal bernama Sundaya turut memancarkan rasa bahagia dan senangnya karena masih mendapat perhatian dari Pemerintah. Selain itu, ia mengaku ikhlas dan tidak adanya unsur pemaksaan.
"Saya berterima kasih meskipun tidak bisa bertemu, salam kepada Bapak Prabowo, terima kasih atas perhatian pada rakyat kecilnya," ucap Sundaya sembari tersenyum hangat.

