Telkomsel dan ZTE Terapkan Solusi Berbasis AI dan ML di Makassar dan Kendari
JAKARTA, investortrust.id – Telkomsel bersama ZTE Corporation menerapkan solusi jaringan berbasis kecerdasan buatan (AI) dan machine learning (ML) untuk meningkatkan kualitas layanan 4G/LTE di Makassar dan Kendari. Solusi AI dan ML itu dinamakan Self-Adaptive Feedback.
“Dinamakan solusi Self-Adaptive Feedback, penerapan teknologi termutakhir ini merupakan kelanjutan kolaborasi kedua perusahaan di Mobile World Congress 2024 Barcelona,” kata Direktur Network Telkomsel, Indra Mardiatna dalam keterangan pers yang diterima investortrust.id, Jumat (22/11/2024).
Menurut Indra, kerja sama itu dijalin untuk memperkuat pendekatan end-to-end berbasis AI dan ML Telkomsel (Hyper AI) dengan tujuan menghadirkan layanan jaringan terbaik yang sepenuhnya berpusat pada kebutuhan pelanggan.
Baca Juga
Dukung Industri Games dan Esport, Telkomsel Jadi Partner in Esport dalam Turnamen MPL ID Season 14
Indra menjelaskan, seiring meningkatnya permintaan terhadap internet berkecepatan tinggi, Telkomsel sebagai penyedia layanan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia bersama ZTE Corporation selaku penyedia solusi teknologi informasi dan komunikasi terintegrasi terkemuka di dunia, memperkenalkan solusi Self-Adaptive Feedback.
“Solusi ini dapat mengoptimalkan kinerja jaringan tanpa memerlukan perangkat keras tambahan,” tutur dia.
Sebagai bagian dari penerapan Hyper AI, kata Indra Mardiatna, teknologi ini memungkinkan penyedia layanan menyesuaikan parameter jaringan secara otomatis, seperti kecepatan dan kontrol daya, untuk aplikasi berat, di antaranya video streaming dan gaming.
“Selain itu, solusi ini membantu mengurangi biaya operasional melalui efisiensi energi,” ucap dia.
Indra mengungkapkan, sejalan dengan komitmen ZTE untuk terus meningkatkan kualitas layanan melalui inovasi teknologi terkini, Telkomsel dan ZTE telah mengkaji dan menerapkan solusi Self-Adaptive Feedback di Makassar dan Kendari untuk pengalaman berinternet yang lebih lancar dan efisien.
“Kami berharap penerapan teknologi terkini seperti Self-Adaptive Feedback yang menjadi bagian dari pendekatan Hyper AI Telkomsel tidak hanya meningkatkan kepuasan pelanggan, tetapi juga memperkuat posisi kami sebagai pemimpin industri yang konsisten menghadirkan manfaat dan dampak positif bagi Indonesia,” papar dia.
Tingkatkan Pengalaman Pengguna
Hasil pengujian jaringan dengan Self-Adaptive Feedback di Makassar dan Kendari, menurut Indra, menunjukkan peningkatan pengalaman pengguna yang signifikan. Buffering video berkurang 15%, kecepatan unduh meningkat 11%, dan waktu pemuatan halaman web membaik hampir 30%.
“Latensi untuk gaming juga berkurang hingga 47%, memberikan pengalaman bermain yang lebih responsif,” tandas dia.
Indra Mardiatna mengatakan, kecuali meningkatkan performa, teknologi Self-Adaptive Feedback dilengkapi fitur hemat energi yang secara otomatis mengalihkan BTS ke mode rendah daya saat lalu lintas rendah. Efisiensi daya meningkat sekitar 15%, sedangkan konsumsi energi berkurang 8%.
Sementara itu, Presiden Direktur ZTE Indonesia, Richard Liang menyatakan rasa bangganya dapat bekerja sama dengan Telkomsel dalam menghadirkan solusi inovatif yang dapat mendukung kebutuhan pengguna.
“Di ZTE, kami meyakini setiap inovasi membawa harapan baru dan membuka jalan untuk berbagai peluang di masa depan,” tutur dia.
Baca Juga
Richard Liang mengemukakan, dengan mengintegrasikan kecerdasan buatan ke dalam jaringan, Telkomsel dan ZTE tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga menjawab kebutuhan yang semakin meningkat dalam mengakses konten digital berkualitas tinggi.
“Melalui kolaborasi ini, kami berkomitmen meningkatkan kualitas akses digital di Indonesia dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” ujar dia.
Wong Soon Nam menambahkan, hingga kini teknologi Self-Adaptive Feedback telah diterapkan di lebih dari 90 site Telkomsel dan memberikan manfaat bagi sedikitnya 300 ribu pelanggan. Penerapan Self-Adaptive Feedback akan diperluas ke seluruh jaringan Telkomsel-ZTE di Indonesia.
“Itu akan mempercepat kemajuan digital dalam berbagai sektor, seperti pendidikan, bisnis, dan kehidupan sehari-hari,” tegas dia.

