Prabowo dan Anindya Bakrie Bakal Sampaikan Pidato di Indonesia Investment Forum 2024 London
JAKARTA, investortrust.id - Presiden RI Prabowo Subianto dan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie akan menyampaikan pidato dalam acara Indonesia Investment 2024 yang digelar di London, Inggris, Jumat (22/11/2024) pagi waktu setempat.
Dalam agenda yang diterima investortrust.id di Jakarta, Anindya Bakrie akan menyampaikan pidato setelah sambutan dari Duta Besar Indonesia untuk Inggris Desra Percaya dan mantan Perdana Menteri Inggris yang juga Executive Chairman The Tony Blair Institute (TBI) for Global Change, Tony Blair.
Setelah pidato Anindya Bakrie, Menteri Investasi dan Hilirisasi/ Kepala BKPM Rosan Roeslani akan menyampaikan pidato dalam acara yang sama. Selanjutnya, Presiden Prabowo Subianto akan menyampaikan pidato kunci dalam acara itu.
Baca Juga
Anindya Bakrie Ungkap Peluang Inggris Danai Program Rumah Murah dan Transisi Energi Indonesia
Tak hanya itu, Prabowo bersama Anindya Bakrie dan Rosan Roeslani juga akan menyaksikan penandatanganan sejumlah nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU).
Sebelumnya, Anindya Bakrie menghadiri acara Indonesia-UK Climate and Green Finance Breakfast at London Stock Exchange di 10 Paternoster Sq, London EC4M 7LS, Inggris, Kamis (21/11/2024) pagi waktu setempat. Anindya Bakrie hadir dalam acara itu bersama Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia/CEO Arsari Group/sekaligus Utusan Khusus Presiden untuk Iklim, Lingkungan dan Energi, Hashim S Djojohadikusumo, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM yang juga Ketua Dewan Kehormatan Kadin Indonesia, Rosan P Roeslani, Ketua Komite Bilateral Inggris Indonesia Kadin Indonesia Michael Sampoerna serta pengusaha Wisnu Wardhana
Seusai acara, Anindya Bakrie menyebut Kadin dan Pemerintah Indonesia berpotensi mendapatkan pendanaan untuk program transisi energi dan program rumah murah pemerintah dari London Stock Exchange Group plc (LSEG) Inggris. Anindya Bakrie hadir di London untuk mendampingi Presiden Prabowo yang melakukan kunjungan kenegaraan ke negara tersebut.
“Pertama-tama senang kembali ke London Stock Exchange di dalam (rangkaian mengikuti) kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo. Kami dari sektor bisnis berusaha membangun jaringan untuk bisa memanfaatkan momentum yang baik dan hubungan yang cantik antara dua negara, yaitu Indonesia dan Inggris,” ucap Anindya saat itu.
Selain potensi mendapatkan pendanaan untuk program transisi energi dan pembangunan rumah murah, Anindya Bakrie juga menyoroti peluang pendanaan dari LSEG di sektor riil.
“Di sini kami katakan bagaimana membawa financing (pendanaan) dari Global North (Utara) ke Global South (Selatan). Karena bagaimanapun juga, yang mempunyai biodiversitas banyak itu justru di Selatan, yang mempunyai kandungan mineral kritis (juga) di Selatan, dan yang mempunyai renewable energy juga di Selatan. Jadi itu yang kami upayakan,” jelas Anindya.
Kadin Indonesia selama ini juga memiliki bidang-bidang penting terkait perubahan iklim dan keuangan hijau, seperti bidang Net Zero dan Carbon Center of Excellence. Anindya Bakrie mengatakan, Kadin membuka pintu kerja sama dengan LSEG terkait hal-hal itu.
"Jadi makin banyak perusahaan, baik BUMN maupun swasta, yang bisa mendapatkan dana dari sini (LSEG). Dan juga bukan saja dana seperti biasa, tetapi misalnya devidennya bisa merupakan bond credit (jaminan kredit) dan lain-lain,” ujar Anindya.
Baca Juga
Kehadiran Anindya Bakrie dan rombongan disambut hangat oleh CEO LSEG Julia Hoggett dan Wali Kota London Alastair John Naisbitt King DL, dan Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Dominic Jermey.
Bahkan, Anindya bersama Hashim, Rosan, Michael, dan Wisnu mendapat kesempatan menekan tombol pembukaan perdagangan atau market ceremony bersama Naisbitt King, Julia, dan Dominic di balkon lantai 1 kantor Bursa Efek London.

