Mendag Gelar Pertemuan dengan Menteri Ekspor Kanada di APEC Economic Leaders’ Week, Ini Hasilnya
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso menggelar pertemuan bilateral dengan Menteri Promosi Ekspor, Perdagangan Internasional, dan Pembangunan Ekonomi Kanada, Mary Ng di Lima, Peru, di sela APEC Economic Leaders’ Week (AELW) 2024.
Dalam pertemuan itu, Mendag Budi mengapresiasi kerja keras Tim Perunding yang telah berhasil menyelesaikan perundingan putaran ke-10 persetujuan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Kanada (Indonesia-Canada CEPA). Perundingan berhasil diselesaikan secara substantif pada putaran ke-10, 4-8 November 2024, di Bandung, Jawa Barat.
Mendag Budi berharap, Indonesia-Canada CEPA dapat meningkatkan kinerja perdagangan kedua negara, terlebih pada akses pasar perdagangan barang dan jasa Indonesia ke wilayah Amerika Utara.
Baca Juga
“Indonesia-Canada CEPA diharapkan dapat meningkatkan akses pasar perdagangan barang dan jasa Indonesia ke wilayah Amerika Utara, meningkatkan investasi Kanada di Indonesia, serta membuka peluang kerja sama ekonomi yang lebih luas,” ujar dalam keterangan tertulis, Sabtu (16/11/2024).
Menurut Mendag Budi Santoso, kedua negara telah mencapai kesepakatan substantif atas 23 isu runding yang meliputi perdagangan barang, jasa, investasi, pengaturan asal barang, pengadaan barang dan jasa pemerintah, serta perdagangan dan pembangunan berkelanjutan.
Selain itu, kata Mendag, kedua pihak menyepakati dialog bilateral untuk sektor prioritas yang menjadi wadah diskusi dan kerja sama atas isu-isu prioritas kedua negara. Isu-isu prioritas itu di antaranya mineral kritis serta perlindungan kesehatan (sanitari dan fitosanitari) untuk perdagangan daging sapi dan sarang burung walet secara bilateral.
Budi Santoso menjelaskan, pada pertemuan bilateral tersebut, kedua negara membahas pelaksanaan misi dagang Kanada ke Indonesia pada Desember 2024. Misi dagang yang dipimpin Menteri Promosi Ekspor, Perdagangan Internasional, dan Pembangunan Ekonomi Kanada, Mary Ng ini akan membawa lebih dari 300 pelaku usaha.
“Saya harap misi dagang tersebut dapat memperkenalkan potensi perdagangan dan investasi Indonesia kepada pelaku usaha Kanada, sekaligus memberikan kesempatan bagi pelaku usaha Indonesia untuk membangun jaringan dan menciptakan peluang kerja sama baru dengan mitra Kanada,” papar dia.
Baca Juga
Kecuali itu, menurut dia, kedua pihak akan menandatangani pernyataan bersama tingkat menteri atas penyelesaian substantif perundingan Indonesia-Canada CEPA saat kegiatan misi dagang Kanada dimaksud.
Mendag Budi juga mengundang Kanada untuk berinvestasi di sektor pendidikan dan kesehatan (rumah sakit), khususnya di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Indonesia.

