PLN Pastikan Operasional SPKLU Tol Jakarta-Merak Andal Layani Arus Balik
JAKARTA, investortrust.id - Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengungkapkan, pihaknya terus siaga menjaga Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) agar tetap aman dan andal, dalam melayani pengguna mobil listrik pada arus balik libur Lebaran 2024. Ini terutama di jalur Tol Jakarta-Merak.
"Kami akan terus menjaga SPKLU yang tersebar di sepanjang jalur mudik. SPKLU kami siapkan di setiap rest area, termasuk dengan pegawai siaga yang siap membantu pengguna kendaraan listrik agar nyaman dalam mengisi daya," ucap Darmawan dalam keterangannya, Sabtu (13/4/2024).
Baca Juga
PLN Siapkan 1.299 Unit SPKLU, Ini Pengakuan Para Pemudik yang Menggunakan Mobil Listrik
Jalur Utama Pemudik Jawa-Sumatra
Ia menjelaskan, jalur Tol Jakarta-Merak menjadi salah satu jalur utama yang dilalui pemudik dari Jawa ke Sumatra atau sebaliknya. Untuk itu, kehadiran SPKLU yang prima, khususnya di Tol Jakarta-Merak, sangat penting untuk mendukung pemudik yang menggunakan mobil listrik.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Banten Abdul Mukhlis menjelaskan, secara keseluruhan, pihaknya telah mengoperasikan 51 unit SPKLU yang tersebar di 32 lokasi dan 1 unit SPKLU Mobile selama masa siaga mudik Idulfitri 1445 Hijriah. Ia menambahkan, di jalur mudik tol Jakarta menuju Pelabuhan Merak menuju Sumatra terdapat SPKLU di rest area KM 13.5A, KM 43, KM 68A, dan di Pelabuhan Merak. Sementara dari arah sebaliknya terdapat SPKLU di rest area KM 68B dan 45B.
"Di setiap lokasi rest area SPKLU terdapat posko siaga PLN yang dapat dimanfaatkan para pengguna mobil listrik untuk beristirahat dan menunggu pengisian baterai. Di setiap posko ada petugas PLN yang siap membantu pengguna mobil, jika mengalami kendala pengisian baterai," ujar dia.
Baca Juga
Kepala KSP Akui Indonesia Tertinggal dalam Pengembangan Mobil Listrik
Abdul Mukhlis juga menyampaikan, untuk memberikan kenyamanan kepada pengguna kendaraan listrik, saat ini SuperApp PLN Mobile telah dilengkapi dengan tiga fitur tambahan yang mendukung pemudik mobil listrik. Pengguna mobil listrik sekarang bisa memanfaatkan fitur Trip Planner untuk merancang rencana perjalanan dan pengisian daya saat menggunakan mobil listrik, serta scan barcode SPKLU untuk pengisian daya yang sekarang hanya memerlukan dua tahap dari sebelumnya tiga tahap.

