Transisi Pemerintahan Berlangsung, SMI Belum Tentukan Pendanaan Proyek Baru
JAKARTA, investortrust.id – PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) masih menunggu Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029 disahkan untuk menentukan keterlibatan dalam proyek apa saja.
“RPJMN itu akan disetujui tiga bulan setelah pelantikan. Mungkin dengan adanya tim transisi bisa lebih cepat. Jadi RPJMN, karena semua mengacu ke situ,” ujar Direktur Utama PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) (Persero) Edwin Syahruzad, Jakarta (27/3/2024).
Baca Juga
Laba Sarana Multi (SMI) Turun Saat Pendapatan Naik, Manajemen Bilang Begini
Dia mengatakan, salah satu proyek yang melibatkan SMI dalam transisi pemerintahan, yaitu pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Proyek ini jelas menghasilkan kontrak yang besar. “Kita dapat kontrak Rp 825 miliar untuk persiapan proyek. Angka itu besar sekali,” kata dia.
Edwin mengatakan, nilai tersebut besar, karena berdasarkan rule of thumb nilai itu dapat melonjak hingga tiga kali lipat. “Kalau ditanya Rp 825 miliar itu dikali 30 mendekati Rp 30 triliun,” ujar dia.
Selain proyek IKN, Edwin mengatakan, telah mengetahui beberapa Proyek Strategis Nasional (PSN) yang masuk dalam daftar tunggu (pipeline). PSN ini umumnya melanjutkan dari proyek yang sudah dalam pengerjaan.
“Tidak mungkin kan bikin jalan tahu-tahu belum ada ujungnya, kan ada sambungannya,” ujar dia.
Baca Juga
Laba Sarana Multi (SMI) Turun Saat Pendapatan Naik, Manajemen Bilang Begini
Sementara itu, Direktur Pembiayaan Publik dan Pengembangan Proyek (PPPP) SMI Faaris Pranawa mengatakan, saat ini ada swasta yang tertarik kembali menanamkan modalnya di IKN. Swasta tersebut melakukan unsolicited project atau pemrakarsa. “Pemrakarsa swasta sudah ada hampir enam calon investor," kata Faaris.
Dia menuturkan, enam calon investor IKN Itu tertarik untuk berinvestasi di di sektor perumahan dan sektor pendidikan. Namun, hingga kini pembiayaan infrastruktur dari sektor swasta belum berjalan, karena SMI masih tahap membantu Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) dalam persiapan masterplan.

