Bagikan

Profil Hashim Djojohadikusumo, Bos Arsari Group yang Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Penasehat Kadin

JAKARTA, investortrust.id - CEO Arsari Group, Hashim Djojohadikusumo, resmi diperkenalkan sebagai ketua Dewan Penasehat Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia periode 2024-2029 di bawah kepemimpinan Ketua Umum Anindya Novyan Bakrie. Bersama sejumlah nama pengusaha lain, Hashim diperkenalkan dalam pengumuman tahap pertama kepengurusan Kadin.

Menurut Hashim, kesempatan menjadi ketua Dewan Kehormatan Kadin Indonesia merupakan sebuah kehormatan bagi dirinya. Dia juga menyambut baik keputusan Kadin mengumumkan 50% komposisi kepengurusan baru jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Dia berharap dapat mengintegrasikan program prioritas Prabowo-Gibran kepada kelompok pengusaha.

"Saya yakin ini akan mendorong perekonomian kita, juga memberikan banyak kesempatan untuk dunia usaha, termasuk tentu saja anggota Kadin. Dan saya mengucapkan terima kasih kepada Mas Anin dan tim forum, atas kehormatan yang diberikan kepada saya," kata dia ditemui di Menara Kadin, Jakarta, Senin (7/10/2024).

Baca Juga

Hashim Ungkap Alasan Prabowo Ingin Bagikan Makan Bergizi Gratis 2 Kali Sehari

Selain Hashim, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Rosan Perkasa Roeslani juga diperkenalkan sebagai ketua Dewan Kehormatan. Kemudian ada Arsjad Rasjid yang didapuk sebagai ketua Dewan Pertimbangan serta pengusaha kawakan Chairul Tanjung yang ditunjuk menjadi ketua Dewan Usaha.

Profil Hashim Djojohadikusumo

Hashim yang juga merupakan adik kandung Prabowo Subianto, lahir pada 5 Juni 1954 di Jakarta. Dia merupakan anak bungsu dari pasangan Soemitro Djojohadikusumo dan Dora Marie Sigar. Dia diketahui menempuh pendidikan formal sejak sekolah dasar (SD) hingga menengah di Eropa, lalu dia melanjutkan studi di Universitas Pomona, California.

Perjalanan karirnya diawali saat bekerja magang sebagai analis keuangan di sebuah bank investasi di Prancis. Kemudian dia pernah bekerja sebagai direktur di Indo Consult, perusahaan milik Soemitro Djojohadikusumo. Kemudian karirnya terus menanjak usai berhasil mengakuisisi PT Semen Cibinong melalui PT Tirta Mas, perusahaan yang ia miliki.

Adapun dalam bidang usaha, dia dikenal sebagai pendiri Arsari Group. Perusahaan ini diketahui mempunyai sejumlah anak usaha di sejumlah sektor seperti agribisnis, kehutanan dan pertambangan. Dia juga bergerak di bidang filantropi, dengan menjalankan Yayasan Arsari Djojohadikusumo, yang memiliki perhatian terhadap pelestarian budaya, lingkungan serta peningkatan kualitas pendidikan.

Baca Juga

Hashim Tidak Akan Jadi Menteri Prabowo: Satu Kursi Masih Kosong

Dilansir dari berbagai sumber, dia merupakan salah satu orang terkaya di Indonesia dengan total kekayaan mencapai US$ 850 juta atau Rp 20,5 triliun per 2012 lalu. Kekayaan adik kandung Prabowo ini diketahui berasal dari sejumlah sektor bisnis, seperti perkebunan, pertambangan hingga energi. Lalu dia tercatat  memiliki konsensi lahan hutan seluas 97 hektare di wilayah Aceh hingga Papua.

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024