BPTJ Kemenhub Hibahkan Skybridge Bojonggede ke Pemda Bogor
CIBINONG, investortrust.id – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) secara resmi menyerahkan aset bangunan fasilitas integrasi Skybridge Bojonggede kepada Pemerintah Daerah (Pemda) di Kabupaten Bogor.
Penandatanganan perjanjian hibah dan berita acara serah terima ini dilakukan oleh Sekretaris BPTJ, Dedy Cahyadi, dan Pj Bupati Bogor, Bachril Bakri dan disaksikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPTJ, Suharto di kantor Bupati Bogor, Cibinong, Jawa Barat, pada Jumat (4/10/2024).
Plt Kepala BPTJ, Suharto menjelaskan, Skybridge Bojonggede yang dibangun untuk meningkatkan integrasi antar moda transportasi di wilayah Bojonggede kini sepenuhnya menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dalam hal pengelolaan dan pemanfaatannya.
“Penyerahan ini merupakan bentuk nyata kolaborasi antara BPTJ dan Pemkab Bogor untuk meningkatkan kualitas transportasi publik. Skybridge Bojonggede memudahkan perpindahan penumpang antara Stasiun KRL (kereta rel listrik) dan moda transportasi lainnya, dengan harapan dapat mendorong masyarakat untuk lebih menggunakan transportasi publik dan mengurangi kemacetan,” kata Suharto dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Jumat (4/10/2024).
Suharto menambahkan, proses hibah ini telah mendapatkan persetujuan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati.
“Nilai hibah bangunan Skybridge ini mencapai Rp 18,6 miliar dan kami berharap Pemkab Bogor dapat memaksimalkan pengelolaan fasilitas ini untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” tambah dia.
Ia juga menyoroti pentingnya pemeliharaan fasilitas Skybridge Bojonggede oleh Pemkab Bogor.
“Keberlanjutan operasional Skybridge sangat bergantung pada pengelolaan yang baik. Kami optimis Pemkab Bogor akan memastikan fasilitas ini tetap memberikan manfaat optimal bagi masyarakat,” ujar Suharto.
Pj Bupati Bogor, Bachril Bakri menuturkan apresiasinya kepada BPTJ Kemenhub atas dukungannya terhadap pengembangan transportasi publik di Bogor.
“Kami sangat berterima kasih kepada BPTJ atas hibah fasilitas ini. Pemkab Bogor berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan transportasi, dan Skybridge Bojonggede akan menjadi elemen penting dalam upaya mewujudkan transportasi yang terintegrasi dan nyaman bagi warga,” imbuh dia.
Pemkab Bogor, menurut Bachril, akan segera menyusun rencana pemanfaatan jangka panjang untuk Skybridge, termasuk penambahan fasilitas pendukung guna meningkatkan kenyamanan pengguna.
Sekilas Tentang Skybridge Bojonggede
Skybridge Bojonggede adalah fasilitas integrasi transportasi yang menghubungkan Terminal Tipe C Bojonggede dengan Stasiun KRL Bojonggede. Fasilitas ini dibangun oleh BPTJ sebagai bagian dari upaya memudahkan perpindahan penumpang antar moda transportasi darat dan kereta.
Skybridge ini memiliki panjang 243 meter dan dirancang untuk memberikan akses langsung yang aman dan nyaman bagi pejalan kaki, dengan tujuan mengurangi kemacetan di sekitar stasiun serta meningkatkan keselamatan.
Jembatan layang yang diresmikan oleh Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi pada 9 Desember 2023 ini, setiap harinya dilintasi lebih dari 13.000 orang. Keberadaan Skybridge Bojonggede diperkirakan menghemat sekitar Rp 3,3 miliar per tahun dari pengurangan kemacetan di sekitar kawasan Stasiun dan Terminal Bojonggede.
Suharto mengungkapkan, Skybridge Bojonggede akan diperpanjang hingga peron yang mengarah ke Jakarta Kota.
“Saat ini, BPTJ tengah menyusun detailed engineering design (DED) dan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor terkait pembebasan lahan yang dibutuhkan,” beber dia.

