Pelemahan Daya Beli Tak Pengaruhi Kinerja E-commerce Enabler Egogo Hub
JAKARTA, investortrust.id - Salah satu perusahaan penyedia jasa yang memberikan solusi untuk penjualan produk di e-commerce atau yang disebut e-commerce enabler, Egogo Hub menyebutkan, penurunan daya beli masyarakat tidak berdampak pada pertumbuhan perusahaannya.
Pasalnya, menurut Presiden Direktur Egogo Hub Indonesia Benny Tanadi, perusahannya mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan secara tahunan atau year on year (yoy), yakni sebanyak 50% jika dibandingkan dengan 2023 lalu.
"Selama kita jalani untuk tahun 2024 ini, kita tidak ada penurunan, bahkan ada kenaikan. Kenaikannya kalau di kita signifikan, per tahun kurang lebih di 50% per tahun," ucap Benny di kawasan Menteng, Jakarta, Kamis (3/10/2024).
Benny menilai, sektor penjualan secara daring atau e-commerce masih terus berkembang hingga saat ini meski perekonomian global tengah dilanda ketidakpastian. Hal tersebut terlihat dari pertumbuhan penjualan brand atau merek UMKM yang dikelola oleh Egogo Hub Indonesia.
Baca Juga
Di China Homelife, Egogo Hub Indonesia Buka Kesempatan Jadi Mitra Distribor Lokal Brand Populer
"Kita juga melihat masih memiliki banyak pelanggan baru, klien baru, yang datang mencari service e-commerce, terutama di live streaming video, konten, semuanya dan YouTube," ungkapnya.
Dengan peningkatan permintaan klien yang menggunakan jasa Egogo Hub untuk mengelola produk yang dijual, pihaknya pun berencana menambah jumlah studio untuk mendukung penjualan secara live streaming.
"Dua tahun lalu kita ada studio sekitar 8. Sekarang naik sudah ke 18. Mungkin tahun
depan atau dua tahun lagi kita bakal nambah lagi, targetnya sih sebanyak mungkin," terang Benny.
Egogo Hub Indonesia sendiri memiliki klien kurang lebih sebanyak 15 perusahaan dari UMKM lokal yang produknya dikelola, mulai dari penjualan secara live streaming, media sosial, desain, pemilihan influencer, hingga menyediakan costumer service.

