KAI Catat Kenaikan Volume Angkut Barang Jadi 50,98 Juta Ton hingga Kuartal III-2024
JAKARTA, investortrust.id - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatatkan kenaikan angkutan barang hingga kuartal III-2024 sebanyak 8% menjadi 50,98 juta ton, dibandingkan periode yang sama tahun lalu sejumlah 47,17 juta ton barang.
“Pertumbuhan angkutan barang tersebut ditopang penambahan frekuensi perjalanan dan rute, serta penambahan gerbong kereta batu bara dalam satu rangkaiannya di Divre III Palembang dan Divre IV Tanjungkarang. Penambahan tersebut merespon peningkatan permintaan pelanggan terhadap transportasi barang dengan kereta api,” kata Vice President Public Relations KAI, Anne Purba dalam keterangan resmi, Jumat (4/10/2024).
Baca Juga
KAI Commuter Catat Peningkatan Volume Pengguna 15% pada Kuartal III-2024
Perseroan mencatatkan angkutan barang batu bara menjadi penyumbang terbesar mencapai 80% atau setara dengan 40,82 juta ton dari keseluruhan angkutan barang KAI. Anne menerangkan, angkutan batu bara terpusat di Sumatera bagian selatan (Sumbagsel) yang biasanya dibutuhkan untuk mendukung pasokan energi nasional.
“Selain batu bara, hampir semua pengangkutan komoditas lain menunjukkan pertumbuhan yang positif, berkisar 5% hingga 71%,” tambah Anne.
Dia turut menyampaikan, kereta api barang juga menunjukkan kinerja positif ddari sisi performa ketepatan waktu atau on time performance (OTP), baik pada waktu keberangkatan ataupun kedatangan kereta.
Baca Juga
Kemenhub Ungkap Stasiun KAI Commuter Pondok Rajeg Dioperasikan Oktober Ini
Hingga Agustus 2024, tingkat ketepatan waktu keberangkatan kereta api barang mencapai 94,64%, meningkat 2,29%, dibandingkan periode yang sama tahun 2023 yakni 92,35%.
Tingkat ketepatan waktu kedatangan kereta api barang pada Januari sampai Agustus 2024 mencapai 90,6%, meningkat dibanding periode yang sama tahun 2023 yakni 86,02%.
Baca Juga
Kemenhub Bangun dan Reaktivasi Rel Kereta 1.731,34 Km Sejak 2015
“Perbaikan performa ketepatan waktu kereta api ini diraih melalui peningkatan mutu kinerja operasional secara keseluruhan termasuk perawatan sarana dan prasarana. Ketepatan waktu merupakan salah satu keunggulan dari transportasi kereta api yang bebas macet, sehingga diminati oleh para pelanggan termasuk pengusaha komoditas,” jelas Anne.
AKAI melayani berbagai komoditas angkutan barang seperti peti kemas, batu bara, semen, BBM, CPO, pupuk, retail, dan lainnya. Kelebihan kereta api adalah kapasitas angkutannya yang sangat besar. Satu gerbong dapat mengangkut 50 ton atau seukuran 2 truk kontainer. Bahkan, satu rangkaian KA angkutan batu bara di Sumatera bagian selatan dapat menarik 61 gerbong atau 3.000 ton sekaligus.

