Menhub Sebut Tol Cipali Jadi Titik Krusial Mudik Lebaran 2024, Ini Penyebabnya
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi menyebutkan, Tol Cipali bakal menjadi titik krusial pada mudik Lebaran 2024. Pasalnya, Tol Cipali akan menjadi titik bertemunya kendaraan dari sejumlah daerah.
“Setelah kita mapping, yaitu Cipali, Merak, Ketapang, yang paling krusial itu Cipali. Karena memang Cipali itu 4 jalur, namun akan menerima 8 jalur dari Jakarta dan 4 jalur dari Cisumdawu,” kata Budi Karya dalam Focus Group Discussion Kebijakan Angkutan Lebaran Kementerian Perhubungan, Jumat (5/4/2024).
Dijelaskan oleh Budi Karya bahwa Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Kakorlantas Polri, dan pihak Jasa Marga telah menghitung V/C ratio atau volume dibanding kapasitas agar arus perjalanan bisa berlangsung lancar. Pada akhirnya didapatkan hasil bahwa V/C ratio harus di bawah 0,7.
Baca Juga
Kemenhub Konfirmasi Tidak Ada Maskapai yang Langgar Tarif Batas Atas Jelang Libur Lebaran 2024
Maka dari itu, Budi Karya menyebut perlu adanya rekayasa lalu lintas, penjagaan, dan traffic counting pergerakan lalu lintas sehingga antisipasi bisa tepat. Di samping itu pelebaran tiga lajur di depan rest area KM 86, KM 102, dan KM 130 untuk kedua arah sudah dikerjakan.
“Bayangkan, secara kuantitatif saja tidak mungkin. Maka ada beberapa cara bertindak oleh Korlantas dan itu sudah detail. Jadi kapan one way, kapan contra flow, dan juga bahkan dimungkinkan ganjil genap. Ini menunjukkan bahwa kita berusaha,” ujar Budi Karya.
Kementerian Perhubungan telah memprediksi bahwa sebanyak 193,6 juta orang akan melakukan perjalanan selama periode libur Lebaran 2024 ini. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun lalu, yakni 123,8 juta orang.
Baca Juga
Mudik Asyik Bersama BUMN 2024, Bukit Asam (PTBA) Berangkatkan Ratusan Pemudik
Dari jumlah tersebut, sebanyak 37,51 juta orang atau 19,37% diperkirakan akan bepergian menggunakan bus, sementara 35,42 juta (18,29%) menggunakan mobil pribadi, dan 11,64 juta (6,01%) menggunakan mobil sewaan.

