Pasokan Listrik EBT Terus Bertambah, Terbaru PLN Siapkan Operasikan PLTA Ini
SUMEDANG, investortrust.id - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN siap mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Jatigede Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, dalam waktu dekat. Progress pembangunan PLTA Jatigede berkapasitas 2 x 55 atau 110 Megawatt (MW) tersebut sudah memasuki tahap akhir pembangunan dan ditargetkan beroperasi tahun 2024.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, kehadiran PLTA ini sebagai komitmen PLN untuk menghadirkan listrik bersih kepada masyarakat sekaligus upaya meningkatkan bauran dari sumber energi baru terbarukan (EBT).
Baca Juga
“PLTA Jatigede menjadi salah satu solusi penyediaan energi bersih bagi masyarakat. PLN akan mengoptimalkan potensi energi hijau yang melimpah di Tanah Air dan ini juga sejalan dengan komitmen kami mencapai NZE demi memastikan kehidupan yang lebih baik bagi generasi mendatang,” kata Darmawan dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Kamis (5/9/2024).
Sementara itu, Plh General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (UIP JBT) Achmad Ismail menambahkan, PLTA Jatigede telah menuntaskan tahap uji performance test dan reliability run pada Unit 1 dan Unit 2. Pembangkit ini juga telah memperoleh Sertifikat Laik Operasi (SLO) setelah terbukti dapat beroperasi efisien, aman, sesuai desain, serta andal tanpa gangguan tak terduga.
“Pembangunan PLTA Jatigede yang saat ini memasuki tahap COD (Commercial Operation Date), kami mohon doanya agar proses ini dapat berjalan lancar, sehingga energi bersih ini bisa segera dikonsumsi pelanggan,” tuturnya.
Baca Juga
Dorong Energi Hijau, PLN Pasang 118 Mikro PLTS Atap di Tiga Pulau Sulsel
Sementara itu, Manager PLN Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Tengah 2 Husni Wardhana menjelaskan bahwa PLN juga berhasil melaksanakan percepatan SLO PLTA Jatigede dari yang semula ditargetkan selesai Oktober 2024, tetapi berhasil diperoleh pada Juni 2024 lalu.
“Target semula adalah penerbitan SLO pada Oktober 2024 dan itu hanya untuk satu unit. Namun, pada Juni ini, kita berhasil mendapatkan langsung dua sekaligus SLO untuk kedua unit,” jelas Husni.
Selain itu, Husni memastikan pembangunan jaringan transmisi untuk penyaluran daya listrik dari PLTA Jatigede telah selesai. PLTA Jatigede akan menyalurkan listrik melalui Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kilovolt (kV) Jatigede Incomer Line 1 menuju Gardu Induk 150 kV New Kadipaten dan SUTT 150 kV Jatigede Incomer Line 2 menuju Gardu Induk 150 kV New Sunyaragi.
“Terkait dengan penyaluran daya dari PLTA Jatigede, nantinya akan disalurkan melalui SUTT 150 kV Jatigede Incomer yang akhir Agustus kemarin juga telah berhasil dilakukan energize (pemberian tegangan pertama). Artinya pekerjaan pembangunan telah selesai dikerjakan dan tinggal menunggu proses pengoperasian secara komersial saja,” tutup Husni.

