Rapat di DPR, Menperin Pamer Pendapatan Kemenperin Rp 352,5 Miliar Tahun 2023
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat pendapatan sebesar Rp 352,50 miliar, mencerminkan sebesar 120,86% dari estimasi yang ditetapkan sebesar Rp 291,65 miliar sepanjang 2023. Pendapatan tadi diperoleh dari berbagai sumber.
Di antaranya dari pendapatan jasa layanan yang dilakukan oleh UPT teknis di lingkungan Kemenperin seperti Balai Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri, Politeknik, Sekolah Menengah Kejuruan bidang Industri, serta pendapatan lain yang sah sesuai ketentuan perundang-undangan.
Selain itu, Kemenperin juga mengoptimalkan realisasi anggaran sebesar Rp3,09 triliun atau menyerap 98,65% dari alokasi pagu tahun 2023. Capaian tersebut meningkat 0,52% dibanding 2022, dan di atas realisasi anggaran nasional.
“Kami ucapkan terima kasih atas dukungan pimpinan dan anggota komisi VII DPR RI pada pelaksanaan program anggaran tahun 2023,” ucap Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita pada rapat kerja dengan DPR, Senin (26/8/2024).
Baca Juga
Vale Indonesia (INCO) Optimistis Capai Target Produksi Tahun Ini
Ia juga menyampaikan, laporan hasil pemeriksaan BPK Kemenperin kembali memperoleh Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran (TA) 2023. Capaian Opini WTP ini merupakan yang ke-16 kali secara berturut-turut sejak tahun 2008.
“Ini merupakan prestasi dan sekaligus tantangan bagi kami dalam mengelola anggaran secara transparan dan akuntabel sehingga opini tersebut dapat kami pertahankan di tahun mendatang,” ungkapnya.
Pada neraca per 31 Desember 2023, Kemenperin menyajikan nilai aset sebesar Rp 12,10 triliun, kewajiban sebesar Rp 64,01 miliar, dan ekuitas sebesar Rp 12,03 triliun. Menperin menambahkan, temuan hasil hasil pemeriksaan BPK 2023, akan menjadi bahan perbaikan untuk ke depannya.
"Tekait adanya temuan, ini tentu akan menjadi perhatian kami, dan akan kami tindaklanjuti berdasarkan rekomendasi dari BPK, termasuk juga kami perhatikan terhadap pesan-pesan yang disampaikan pimpinan dan anggota komisi VII pada raker ini,” tandasnya.
