Rosan Roeslani Tancap Gas Kejar Target Investasi dalam 2 Bulan
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Investasi/BKPM Rosan Roeslani menyebut akan terus mengejar target investasi sebesar Rp 1.650 triliun. Rosan mengatakan saat ini target investasi tersebut sudah tercapai 50,3%.
Rosan berharap dapat menyelesaikan target itu dalam sisa dua bulan masa tugasnya.
“Pokoknya dalam waktu dua bulan ini akselerasi itu harus dilakukan secepatnya,” kata Rosan di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (20/8/2024).
Baca Juga
Rosan mengatakan selama dua bulan masa jabatannya, ada beberapa hal yang segera diselesaikan untuk menarik investasi. Namun, dia berjanji akan lebih aktif untuk menarik investor asing masuk ke Indonesia utamanya di Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Harus aktif mungkin jemput bola. Khususnya yang asing untuk investasi di Indonesia dan IKN,” kata dia.
Salah satu beberapa hal yang diharapkan dapat diselesaikan yaitu investasi semikonduktor dari Taiwan, yaitu Foxconn. Investasi dari Foxconn sempat terombang-ambing kejelasannya di bawah Bahlil Lahadalia.
Rosan berjanji akan menindaklanjuti investasi raksasa semikonduktor itu.
“Ya, saya diminta follow up (Foxconn)” kata dia.
Pada Juli 2024, Menteri Investasi saat itu, Bahlil Lahadalia sempat mengakui pekerjaan rumah terbesarnya yaitu menarik investasi Hon Hai Precision Industry Co. Ltd atau Foxconn ke Indonesia.
“Salah satu PR saya paling besar itu adalah terkait dengan Foxconn. Ini masih dalam negosiasi terus,” kata di Kantor Kementerian Investasi/BKPM, Jakarta, Senin (29/4/2024).
Baca Juga
Dilantik Jadi Menteri Investasi, Rosan Roeslani Ungkap Pesan Prabowo
Bahlil mengatakan merencanakan terbang ke Taiwan untuk merealisasikan janji investasi Foxconn tersebut. Sebab, kata dia, kerja sama dengan Foxconn ini membutuhkan upaya yang luar biasa.
“Saya tidak mungkin menjelaskan tentang sejarah kita, tentang apa problemnya, tetapi masih ada satu dua bagian yang harus saya cocokkan dengan apa yang mereka ajukan,” kata dia.

