Menperin Bangga, Indonesia Bisa Ekspor Mobil Niaga ke 50 Negara
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan kebanggaannya atas keberhasilan pabrikan otomotif di Indonesia mengekspor kendaraan niaga jenis light duty tipe pickup ke 50 negara.
Total ekspor kendaraan niaga jenis pickup tersebut tahun lalu mencapai 19 ribu unit. Negara tujuan ekspor di antaranya negara-negara di kawasan ASEAN, Asia Timur, dan Afrika.
Baca Juga
Airlangga Undang Produsen Mobil Global Manfaatkan RI sebagai Hub Ekspor
“Total ekspor pada 2023 sekitar 19 ribu unit. Jadi kita sudah cukup mandiri untuklight duty pickup,” kata Menperin pada opening ceremony “GIICOMVEC 2024” di JCC Senayan, Jakarta, Jumat (8/3/2024).
Menurut Agus Gumiwang, produksi kendaraan niaga di dalam negeri tumbuh pesat. Pada 2023, produksinya mencapai sekitar 215 ribu unit. Dari jumlah itu, hampir 200 ribu unit di antaranya dijual ke pasar domestik.
“Kendaraan niaga tahun lalu rebound dengan mencatat produksi sebanyak 215 ribu unit dengan penjualan domestik hampir 200 ribu unit,” ujar Agus.
Baca Juga
Pemerintah Pertimbangkan Beri Insentif Pembelian Mobil Hybrid
Agus Gumiwang menjelaskan, nilai ekspor kendaraan niaga pada 2023 mencapai US$ 437 juta, naik 33% dari 2022 yang tercatat US$ 328 juta, dan melonjak 94% dibandingkan 2021 yang mencapai US$ 225 juta.
“Secara nilai memang masih kecil, tetapi paling tidak ada tren positif, tren kenaikan ekspor,” tandas Menperin.
Berdasarkan data Kementerian Perindustrian (Kemenperin), volume ekspor kendaraan niaga jenis light duty tipe pickup pada 2023 turun 37% dibanding 2022, yaitu dari 26 ribu unit menjadi 19 ribu unit.

