Menperin Yakin Industri Kendaraan Niaga Indonesia Bisa Kalahkan Thailand
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita meyakini pertumbuhan industri kendaraan komersial atau niaga di dalam negeri akan berkembang, dan bahkan bisa mengalahkan Thailand.
Hal tersebut disampaikan Agus Gumiwang bukan tanpa alasan. Pasalnya, ia menyayangkan prinsipal yang menjadikan Thailand sebagai basis produksi kendaraan niaga, padahal menurutnya Indonesia merupakan pasar yang besar dibandingkan Negeri Gajah Putih itu.
“Alasan yang pertama ekonomiIndonesia. Logikanya sederhana, apa mungkin ekonomi Thailand lebih besar dari Indonesia secara general size, saya tidak melihat itu,” ucapAgus Gumiwang dalam opening ceremony GIICOMVEC 2024 di JCC Senayan, Jumat (8/3/2024).
Baca Juga
Erick: Wajar Pemerintah Intervensi Industri Kendaraan Listrik
“Economic size Indonesia itu menurut saya lebih tinggi dari Thailand. Jadi artinya penciptaan market Indonesia lebih potensial dari Thailand,” tambah Menperin Agus.
Tak hanya sampai di situ, Menperin Agus juga menyebutkan, Purchasing Managers Index (PMI) maupun data dari Indeks Kepercayaan Industri (IKI), Indonesia merupakan negara yang mengalami ekspansi berturut-turut selama 30 bulan.
“Alasan ketiga MVA (Manufacturing Value Added) pada 2021 untuk Indonesia itu tercatat US$ 228 miliar dan Indonesia memberikan kontribusi terhadap MVA Global sebesar 1,46%,” ungkapnya.
Baca Juga
Dukung Industri Kendaraan Komersial, Astra Financial Jadi Mitra Resmi GIIComvec 2024
“Makanya saya katakan kok aneh jadi basisnya, pusat harus dipelajari kembali oleh prinsipal untuk memindahkan pabrik ke Indonesia karena pasti 2, 3, 10, 20 tahun ke depan Indonesia lebih menjanjikan dibandingkan Thailand,” tandas Agus Gumiwang.

