Kemenparekraf Pastikan 3 Maskapai Asing Buka Rute Penerbangan Internasional ke RI
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi (Kemenparekraf) menyebut, sejumlah maskapai penerbangan asing bakal melayani rute penerbangan internasional baru ke Indonesia.
Menurut Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Utama Kemenparekraf Nia Niscaya, mengatakan, setidaknya terdapat tiga maskapai penerbangan yang saat ini berencana membuka rute baru tersebut, yaitu Air Asia, Starlux, dan China Southern.
"Ada berita yang akan kami berbagi, Air Asia itu akan terbang di enam destinasi di kita, dan dari marketnya atau originasinya adalah dari Malaysia, Thailand, dan Australia di Queensland," ujar Nia dalam acara The Weekly Brief with Sandi Uno yang digelar secara di Jakarta, Senin (29/7/2024).
Nia menjelaskan, Air Asia akan terbang dari Brunei - Jakarta, yang dijadwalkan terbang tiga kali seminggu (PP) dan kapasitasnya diperkirakan 186 pax per flight dengan Airbus A320.
Kemudian, rute selanjutnya adalah dari Kota Kinabalu - Denpasar. Di mana, inaugural flight (penerbangan perdana) nya di 19 Agustus 2024.
"Ini hampir semua (inaugural flight) di Agustus dan yang satu lagi di September," ungkap Nia.
Baca Juga
Selanjutnya, Phuket - Denpasar, Cairns - Denpasar, Kota Kinabalu - Manado, dan Kuala Lumpur - Labuan Baju.
Selain Air Asia, ada juga maskapai penerbangan full service asal Taiwan, Starlux yang akan membuka rute dari Taipei - Jakarta (PP) yang dijadwalkan terbang lima kalu seminggu dengan kapasitas 188 seat per hari. Inaugural flight akan dilaksanakan pada 1 September 2024.
Tidak hanya itu, China Southern Airlines juga berencana membuka rute baru Shenzhen - Denpasar (PP), yang dijadwalkan terbang tujuh kali seminggu dengan kapasitas 189 seat per hari. Di mana, inaugural flight akan dilaksanakan pada akhir Juli 2024.
Di sisi lain, Nia pun menyampaikan ungkapan terima kasihnya kepada para maskapai penerbangan yang telah membantu pencapaian target-target kunjungan wisatawan mancanegara.
"Semoga ini akan betul-betul membantu pencapaian target wisatawan mancanegara ke Indonesia," kata Nia.
Baca Juga
Sejumlah Maskapai Asing Siap Hadirkan Rute Penerbangan Internasional Baru ke Indonesia
Sebagai tambahan informasi, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menaikkan target kunjungan wisatawan mancanegara pada 2024, dari yang sebelumnya 14,3 juta menjadi 17 juta kunjungan, sebagai respons terhadap capaian kunjungan wisman.
Sebelumnya, diberitakan Investortrust.id, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah kunjungan wisman ke Indonesia pada Januari hingga Mei 2024 mencapai 5,24 juta kunjungan. Di mana, angka ini tumbuh 23,78%.
"Ini keliahatannya positif, bagus, tapi kita lihat sebetulnya sekian ini, 5,2 juta ini berapa persen dari target yang ditetapkan di dalam rencana jangka panjang menengah kita," terang Nia.
Lebih lanjut, Nia menyebut, capaian ini sudah 55,20% dari target batas bawah 2024, yakni 9,5 juta kunjungan atau 36,67% dari target batas atas, yakni 14,3 juta.

