Prospek Cerah, Kemenperin Catat Penjualan Wholesales Bus Nasional Melesat 140%
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengapresiasi kolaborasi oleh karoseri dan pelaku usaha bus (perusahaan otobus) di Indonesia. Langkah ini dinilai akan memperkuat daya saing sekaligus mendorong peningkatan nilai tambah di dalam negeri.
Plt. Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Putu Juli Ardika mengatakan, kreativitas dan desain karoseri Indonesia adalah salah satu yang terbaik di dunia, bahkan diakui secara global dengan biaya yang sangat kompetitif.
“Bus produksi karoseri Indonesia juga telah diterima di beberapa negara tujuan ekspor,” ucap Putu dalam keterangan tertulisnya, Minggu (22/7/2024).
Kemenperin pun mencatat, penjualan wholesales atau dari pabrik ke dealer bus nasional melesat 140% (year on year/YoY) menjadi 6.227 unit sepanjang Januari-Desember 2023.
Baca Juga
Pada saat yang sama, penjualan retail (dealer ke konsumen) bus nasional juga tumbuh 59% (YoY) menjadi 5.369 unit.
“Kami melihat industri bus memiliki prospek yang cerah di tahun 2024, tentunya hal ini menjadi hal yang menjanjikan para pelaku usaha bus di Indonesia,” ungkap Putu.
Pada kunjungannya ke Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024 di ICE BSD, Tangerang, Putu juga turut menghadiri penyerahan unit (handover) karoseri Tentrem ke beberapa Perusahaan Otobus (PO), seperti PT Tentrem Sejahtera, PT Indotruck Utama, PT Daimler Commercial Vehicle Indonesia.
Baca Juga
Penjualan Mobil Stagnasi Selama 10 Tahun, Kemenperin Usulkan Insentif Fiskal Ini
Kemudian, PT Hino Motor Sales Indonesia, PT United Tractor, PT. Wintrone Orionis Indonesia, PT Kacebe Murni Transport, PT Sinar Jaya Megah, PT Borlindo Mandiri Jaya, PT Primajasa Perdanaraya Utama, dan PT Bagong Dekaka Makmur.
Diketahui, industri alat angkut menjadi motor utama pertumbuhan PDB industri pada tahun 2023 dengan pertumbuhan sebesar 7,63% atau lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan sektor industri secara keseluruhan. Pertumbuhan industri ini tidak terlepas dari kontribusi sektor otomotif.

