MRT Jakarta Catat 18 Juta Pengguna di Semester I-2024
JAKARTA, investortrust.id - PT MRT Jakarta (Perseroda) atau MRT Jakarta mencatat jumlah rata-rata pengguna mass rapid transit (MRT) mencapai 101.581 orang/hari atau 18,488 juta pengguna di semester I-2024.
Direktur Operasional dan Pemeliharaan MRT Jakarta, Mega Natangsa Tarigan mengatakan, pada tahun 2019 rata-rata pengguna MRT sekitar 86.000 penumpang/hari, meningkat menjadi 101.581 pengguna/hari pada periode Januari – Juni 2024.
“Mudah-mudahan tren ini akan terus berlangsung ke depannya,'' kata Mega Natangsa Tarigan di Wisma Nusantara, Jakarta, Kamis (11/7/2024).
Dia pun menjelaskan, lonjakan penumpang terjadi pada bulan Juni 2024, dikarenakan adanya event-event bertaraf nasional dan internasional seperti kualifikasi piala dunia sepak bola 2026 dan HUT ke-497 DKI Jakarta.
Baca Juga
“Kemarin di tanggal 6 Juni 2024, ada kualifikasi piala dunia (Indonesia vs Irak), itu total penumpang kita mencapai 166.829 pengguna, ini cukup tinggi dibanding hari-hari biasa. Kemudian tanggal 11 Juni 2024, juga ada kualifikasi piala dunia Indonesia vs Filipina, total pengguna sekitar 157.000 (pengguna),'' ungkap Mega.
Mega melanjutkan, lonjakan penumpang pun terjadi dalam rangka HUT Kota Jakarta ke-497, di mana ada dua event besar seperti Malam Puncak Perayaan di Monas (22 Juni 2024) dan Jakarta International Marathon (Jakim) yang diselenggarakan oleh PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) pada 23 Juni 2024.
''Jumlah pengguna (MRT) saat malam puncak perayaan di Monas (22 Juni 2024) meningkat di 153 ribu pengguna. Kemudian, di 23 Juni 2024 kami turut mendukung acara Jakarta International Marathon (Jakim) yang diselenggarakan BTN. Ini kita mulai beroperasi dari jam 04.00 WIB untuk memudahkan mobilitas partisipan event Jakim, yang mana jumlah pengguna mencapai 140 ribu,'' papar dia.
Baca Juga
Menurut Mega, lonjakan penumpang tersebut juga didukung oleh program Pemprov DKI yakni Rp1 untuk tiga moda transportasi publik di bawah naungan Pemprov DKI Jakarta yakni light rail transit (LRT), MRT, dan Transjakarta.
Dia turut mengimbau kepada para pengguna MRT Jakarta agar selalu tertib dalam menggunakan layanan di sekitar stasiun maupun di dalam moda MRT.
''Tempat duduk di kereta, teman-teman juga tahu ada area khusus (prioritas) yang memang disediakan, tapi masih saja ada (penumpang) yang duduk di bangku prioritas,'' ujar Mega.
Manajemen MRT Jakarta pun menyiasati penertiban tersebut dengan kampanye #PastiBisa Tertib Bersama #MRTJakarta, yang mana diharapkan dapat meningkatkan awareness para pengguna MRT.
''Di stasiun kita kerjasama dengan @komikin_ajah untuk meng-capture fenomena-fenomena lucu dalam bentuk yang lebih jenaka, menyentil, supaya timbul awareness pengguna, kemudian di sosmed (sosial media) juga kita gaungkan,'' pungkas Mega.

