BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Keamanan Data Peserta Terjaga
JAKARTA, investortrust.id – Presiden Direktur BPJS Ketenagakerjaan, Anggoro Eko Cahyo memastikan keamanan data para peserta program jaminan sosial sangat terjaga, seiring dengan sejumlah upaya preventif yang dilakukan.
“Kita selalu waspada dan selalu kita tingkatkan keamanan data,” ujarnya, saat ditemui di Komplek DPR RI, di Jakarta, Selasa (2/7/2024).
Selain berupaya menjaga keamanan data para peserta, ia juga mengatakan jika pihaknya secara rutin melakukan pencadangan atau back up data tersebut.
”Oh iya, semua kita back up,” katanya.
Baca Juga
Data BPJS Ketenagakerjaan Dikabarkan Bocor, Insiden Lama Terulang Kembali?
Anggoro menjelaskan, data-data yang tersimpan oleh BPJS Ketenagakerjaan juga tidak terpengaruh kasus yang belakangan ini ramai, yakni terkait peretasan Pusat Data Nasional (PDN). Sehingga data-data peserta maupun data penting perusahaan lainnya sangat aman.
“Kita punya sendiri (pusat data), data kita kan di tempat kita sendiri,” ucapnya.
Di kesempatan yang sama, ia juga menampik kabar yang belakangan ini ramai menyebutkan jika data-data penting BPJS Ketenagakerjaan telah diretas oleh hacker.
Baca Juga
BPJS Ketenagakerjaan Perkirakan Klaim hingga Akhir Tahun Ini Capai Rp 54 Triliun
“Kemarin kita dapat berita mengenai seperti itu, tapi setelah kita teliti itu bukan data kita. Kita juga cek dalam beberapa bulan terakhir ini tidak ada peretasan, sehingga berita tersebut perlu di klarifikasi ulang,” ujar Anggoro.
Sebelumnya dberitakan bahwa serangan ransomware terhadap Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) 2 mengakibatkan lumpuhnya layanan publik 282 instansi pemerintah di tingkat pusat maupun daerah. Sementara kabar mengenai peretasan data BPJS Ketenagakerjaan diposting melalui akun X @FalconFeeds.io. Akun tersebut mengatakan, data peserta BPJS Ketenagakerjaan berupa nama lengkap, tanggal lahir, alamat email, hingga alamat peserta dibocorkan di forum diskusi online para pelaku kejahatan siber, yaitu BreachForums.

