BPS Ungkap Harga Cabai Mahal Hampir di Seluruh Indonesia, Ini Sebabnya
JAKARTA, investortrust.id - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat terjadi kenaikan harga komoditas cabai pada minggu ketiga Juni 2024 dibandingkan minggu ketiga bulan sebelumnya atau Mei 2024 (month-to-month).
Plt. Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan Indeks Perkembangan Harga (IPH) pada komoditas cabai merah terjadi pada 280 kabupaten/kota atau dengan artian 77,78% wilayah di Indonesia mengalami kenaikan harga cabai merah.
"Harga cabai merah di bulan Juni minggu ketiga dibandingkan dengan minggu ketiga bulan Mei 2024 naik sebesar 8,63%," ucap Amalia dalam rapat koordinasi inflasi, Senin (24/6/2024).
Kondisi serupa juga dialami oleh komoditas cabai rawit yang mana jika minggu ketiga Juni 2024 dibandingkan dengan minggu ketiga Mei 2024, maka harga cabai rawit mengalami kenaikan 5,13%. Lonjakan itu pun terjadi 204 kabupaten/kota.
Baca Juga
Tinjau Pasar Baru Karawang, Jokowi Sebut Harga Cabai dan Beras Sudah Turun
"Ada 204 jumlah kabupaten/kota yang mengalami kenaikan harga artinya ada 56,67% wilayah di Indonesia mengalami kenaikan (harga cabai rawit)," tambahnya.
Lebih lanjut, Amalia menyebutkan kenaikan harga pada komoditas cabai ini salah satunya karena merupakan bahan pokok yang digunakan hampir seluruh masyarakat di wilayah Indonesia.
Selain itu, jenis cabai yang dikonsumsi antar-wilayah di Indonesia yang tidak sesuai. Sehingga, Amalia menyarankan agar suplai dari pasar lokal dapat ditingkatkan guna memenuhi kebutuhan wilayah masing-masing.
"Kalau kami boleh mengusulkan perlu dilakukan pemetaan dari permintaan jenis cabai merah ataupun cabai rawit di wilayah masing-masing, kemudian diidentifikasi suplainya seperti apa," terang Amalia.
"Apabila masing-masing wilayah ataupun daerah bisa melakukan pemetaan demand dan supply-nya untuk jenis-jenis tertentu cabai merah dan cabai rawit ini tentunya kemudian gap-nya bisa diisi dengan gerakan tanam cabai yang sesuai dengan kebutuhan jenis cabai merah dan cabai rawit yang dibutuhkan masyarakat setempat," tandasnya.

