China Tertarik Investasi di Proyek EOR, Pemerintah Harap Lifting Minyak Meningkat
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tidak memungkiri bahwa China memiliki ketertarikan untuk terlibat dalam proyek penggunaan teknologi enhanced oil recovery (EOR) di Indonesia. Hal ini pun diharapkan bisa mendongkrak lifting minyak nasional.
Menteri ESDM, Arifin Tasrif menyebutkan, China sejatinya sudah lebih dulu menggunakan teknologi tersebut. Hasilnya, recovery cadangan minyak mereka menjadi lebih tinggi, yakni 50% sehingga bisa meningkatkan produksi minyak. Sedangkan Indonesia masih di angka 30%.
“Jadi China punya teknologi. Di lain sisi kan kita punya sumur-sumur yang idle, yang masih berpotensi, tapi gak dikerjain,” kata Arifin Tasrif saat ditemui di kantor Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas), Jumat (7/6/2024).
Baca Juga
Sementara itu, Kementerian ESDM sendiri juga meminta Pertamina mencoba melihat kesempatan untuk bisa bekerja sama. Pasalnya, perusahaan-perusahaan Barat tidak tertarik untuk menggarap proyek seperti ini.
“Mereka gak tertarik yang ngais-ngais gitu. Malah kalau masih ada sisanya sedikit juga dibuangin aja. Sedangkan masih ada tuh barang (potensi minyak yang bisa dikeruk),” jelas Arifin.
Di sisi lain, China merupakan negara yang memiliki ketergantungan tinggi terhadap minyak. Arifin menyebut produksi minyak di Negeri Tirai Bambu itu bisa mencapai 4 juta barel lebih, sedangkan impornya belasan juta.
Baca Juga
Pemerintah Turunkan Target Lifting Minyak di 2030, Sejumlah Faktor Ini Menjadi Alasan
“Makanya semaksimal mungkin China mengupayakan sampai last drop. Jadi kita open mau kerja sama dengan siapa saja, tapi yang punya kemampuan dan memang mau. Kemampuan dalam arti kata semuanya ya,” ujar dia.
Sebelumnya, Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto menerangkan, Indonesia memang sedang berusaha meningkatkan lifting minyak nasional. Adapun salah satu strategi yang digunakan adalah dengan menggunakan teknologi EOR seperti melalui injeksi air (water flood) atau injeksi kimia (chemical flood).

