Lima Komoditas Berikut Penting Dicermati Pekan Ini
Produsen alat berat seperti Caterpillar Inc juga diperkirakan melaporkan pendapatan positif. Hal ini mencerminkan kekuatannya di industri pertambangan dan konstruksi.
Mengutip bloomberg.com, ada lima sektor atau komoditas yang perlu dicermati pada pekan ini. Berikut komoditas atau perusahaan terkait.
Minyak
Pertumbuhan produksi dari perusahaan yang masuk kategori big oil seperti Exxon Mobil Corp, Shell, Chevron Corp, TotalEnergies SE, dan BP, akan menjadi sorotan pada kuartal pertama tahun ini, seiring stabilnya pendapatan. Pelaku pasar juga mencermati upaya para pemegang saham dalam meningkatkan laba ke depan.
Laba bersih dari lima perusahaan minyak terbesar tersebut diperkirakan mencapai US$ 28,4 miliar pada kuartal pertama lalu. Hal ini serupa dengan periode sebelumnya, karena margin yang lebih tinggi dan pendapatan dari perdagangan gas. Exxon, Chevron dan TotalEnergies Europe’s akan melaporkan kinerja keuangan pada Jumat mendatang (26/4), diikuti Shell Plc dan BP Plc pada awal Mei mendatang.
Perak
Komoditas perak mengawali tahun ini dengan cukup baik, yakni naik lebih dari 20% karena mengikuti harga emas. Harga perak telah mendekati level yang belum pernah terjadi sejak trader ritel menekan pasar pada 2021, dan berada pada kisaran US$ 30 per ons.
Menurut Silver Institute, pengaplikasian sejumlah hal yang berorientasi pada ekonomi ramah lingkungan seperti panel surya dan lainnya dapat mendukung harga perak, di masa depan. Hal ini juga berpotensi mendorong investor untuk kembali mempergunakan dananya di bursa yang berorientasi kepada perak, sehingga mendorong harga lebih tinggi.
Jagung
Terlepas dari permintaan jagung di Amerika Serikat (AS) usai mencatatkan rekor panen tertinggi pada tahun lalu, saat ini semua mata tertuju pada besarnya hasil panen di Brasil. Total pasokan yang di ekspor Brasil tentunya akan memengaruhi daya saing AS yang saat ini menjadi produsen jagung terbesar.
Meski jumlah hasil panen di Brasil masih menjadi perdebatan, Departemen Pertanian AS memproyeksikan jika produksi jagung AS akan lebih besar ketimbang perusahaan pemasok nasional dari Brasil, yang dikenal dengan nama Conab. Sementara itu, hasil panen melimpah dari Brasil juga dapat membantunya untuk mempertahankan peringkat Negeri Samba ini sebagai eksportir utama biji-bijian.
Gas Alam Cair
Menurut The European Union Agency for the Cooperation of Energy Regulators (ACER), permintaan Eropa terhadap gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG) terus meningkat selama krisis energi, kondisi ini diperkirakan akan mencapai puncaknya di tahun ini.
Hal itu dicermati para pemimpin Uni Eropa yang kesulitan mendapatkan gas, usai negara pemasok terbesar di kawasan tersebut yaitu Rusia menginvasi Ukraina. Saat ini, Uni Eropa perlu mencari cara untuk menghentikan sisa impor bahan bakar cair dari Rusia. Selama ini, Blok Eropa menjadi importir LNG terbesar.
Sektor Pertambangan dan Konstruksi
Salah satu produsen alat berat terbesar di dunia yaitu Caterpillar dijadwalkan memaparkan laporan keuangannya pada Kamis (25/4/2024). Investor pun akan mencermati rincian pesanan dan inventaris daerah-daerah di AS, dengan metrik yang mencerminkan kesehatan industri yang menopang ekonomi global.Hal menarik ialah bagaimana penjualan Caterpillar di pasar cyclical, di mana permintaan dan pertumbuhan ekonomi tumbuh moderat. Selain itu, kekuatan penjualan di Amerika Utara juga mengimbangi kelemahan di wilayah lainnya.

