Pelaku Usaha Properti Siapkan Manajemen Risiko di Tahun Politik
JAKARTA, investortrust.id – Pengembang properti, PT Paradise Indonesia menyebut tahun pemilu 2024 merupakan masa yang penuh optimistis sekaligus perlu diwaspadai. Untuk itu Paradise mengaku menyiapkan manajemen risiko dalam menghadapi potensi yang kurang menguntungkan.
CFO PT Paradise Indonesia Surina menjelaskan, pihaknya merasa optimistis karena pertumbuhan ekonomi Indonesia masih cukup baik, yaitu sebesar 5%. Menurut dia, angka ini masih terhitung baik apabila dibandingkan dengan negara-negara Asia lainnya.
Disisi lain, ia mengaku waspada mengingat adanya ketegangan geopolitik yang mempengaruhi perekonomian global. Selain itu, inflasi dan efek penaikan suku bunga oleh The Fed membuat sektor properti seperti Paradise Indonesia harus tetap siaga menyambut 2024.
Baca Juga
Didorong Stimulus Pemerintah, Sektor Properti Diproyeksi Cerah 2024
Namun, ia menjelaskan bahwa kewaspadaan tersebut berangsur membaik dengan beberapa bantuan yang diberikan oleh pemerintah, seperti kemudahan dari sisi regulasi. Sehingga, ia yakin bahwa politik di tahun 2024 tidak memberikan dampak negatif pada sektor properti secara keseluruhan.
“Tapi menurut saya apa yang sudah berjalan dari tahun 2023-2024 ini banyak dukungan dari pemerintah juga dengan memberikan regulasi yang memudahkan gitu ya. Buat industri properti salah satunya PPN yang difreekan. Terus juga dari perbankan juga cukup support yang luar biasa bisa memberikan DP ringan, orang bisa langsung nyicil gitu ya,” jelas Surina dalam acara Press Conference Paparan Bisnis 2024 Paradise Indonesia, Grand Hyatt Jakarta, Senin (29/01/2024).
Baca Juga
Anak Buah Zulhas Ungkap 2 Penyebab Kenaikan Harga Minyak Goreng
Di sisi lain, Paradise Indonesia mengaku sigap menyiapkan manajemen risiko dalam menghadapi tantangan saat ini. Perseroan terus melakukan antisipasi dan transparan untuk meng-update perkembangan dengan para stakeholder. Hal ini dinilai salah satu langkah yang membuat recurring revenue perseroan bisa mencapai angka 85% year-on-year (yoy).
“Jadi dalam menghadapi tantangan ke depannya tentunya perusahaan pasti antisipasi ya. Jadi banyak hal yang sudah mulai kita siapkan untuk sebenarnya pembangunan ke depan yang berkelanjutan. Karena pada dasarnya during pandemic aja Paradise itu tidak berhenti membangun,” tutur Surina.

