Jokowi Bakal Cek Langsung Kinerja Blok Rokan Usai Dikuasai RI 100%
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan bahwa ia akan mengecek langsung kondisi pengelolaan Wilayah Kerja (WK) Rokan. Apalagi Blok Rokan sudah 100% dikelola Indonesia sejak 2021.
Sebagai informasi, Blok Rokan sebelumnya dikelola oleh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Chevron Pacific Indonesia (CPI). Namun, pengelolaannya berpindah ke Pertamina Hulu Rokan (PHR) sejak 9 Agustus 2021.
“Rokan minggu ini akan saya cek lagi setelah kita ambil alih dari Chevron, Amerika. Sudah kita ambil alih 100%,” ungkap Jokowi dalam acara Inagurasi Menuju Ansor Masa Depan, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (28/5/2024).
Baca Juga
Terbesar di RI, Pertamina Hulu Rokan Produksi Migas 167.270 BOEPD Tahun 2023
Disampaikan oleh Jokowi bahwa ia ingin mengecek apakah pengelolaan Blok Rokan yang dilakukan sendiri itu lebih baik daripada dikelola oleh asing. Ia tentunya berharap pengelolaan Blok Rokan saat ini bisa lebih banyak memberi keuntungan ketimbang saat masih berada di tangan Chevron.
“Karena ada dua kemungkinan, bisa lebih baik, bisa tidak lebih baik. Semoga hasilnya lebih baik dari sebelumnya,” ujar mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.
Blok Rokan merupakan blok minyak terbesar di Indonesia dengan luas 6.220 kilometer persegi yang terletak di lima kabupaten di Riau, yaitu Bengkalis, Siak, Kampar, Rokan Hulu dan Rokan Hilir.
Blok tersebut memiliki 96 lapangan dan tiga lapangan diantaranya berpotensi menghasilkan minyak sangat baik, yaitu Duri, Minas, dan Bekasap. Pertamina Hulu Rokan mencatat pada tahun 2023 mereka berhasil memproduksi 167.270 barel setara minyak per hari (BOEPD) di Blok Rokan.

