Mentan Ultimatum Distributor dan Pengecer Pupuk: Jangan Persulit Urusan Pangan
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengingatkan para pengecer dan distributor pupuk subsidi agar tidak memainkan harga pupuk yang dapat merugikan petani. Ia menegaskan, Sulawesi Selatan (Sulsel) harus menjadi penggerak utama dalam menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia.
Pasalnya, menurut Mentan Amran, produksi padi menurun disebabkan oleh dua hal, salah satunya adalah harga pupuk yang tidak terjangkau oleh para petani. Oleh sebab itu, ia meminta kebutuhan komoditas ini tidak dipersulit, terlebih sudah diberikan tambahan subsidi oleh pemerintah.
"Karena itu, jangan ganggu petani dengan ulah distributor dan pengecer pupuk yang menyulitkan produksi komoditas pangan. Pemerintah melalui Presiden Jokowi telah menambah pupuk subsidi untuk petani di seluruh Indonesia," ucap Mentan dalam keterangan tertulis, Selasa (28/5/2024).
Baca Juga
Pupuk Kaltim Siapkan 365.364 Ton Pupuk Subsidi untuk Tiga Wilayah Ini
Mentan menekankan, pupuk adalah komponen penting yang saat ini sudah terpenuhi dengan baik, terlebih pemerintah juga tengah menggencarkan program optimasi lahan dan pompanisasi untuk mengantisipasi kekeringan panjang.
"Kami melakukan maraton selama lima bulan untuk menyelesaikan masalah pupuk ini. Baru lima bulan jadi Menteri, Alhamdulillah semua dapat kami selesaikan. Karena itu, mari kita jaga agar kita mampu mewujudkan Indonesia lumbung pangan dunia," ungkapnya.
Dalam kunjungan kerja tersebut, Kementan juga menyalurkan bantuan reguler dan bencana untuk Sulawesi Selatan yang totalnya mencapai Rp 410 miliar. Bantuan tersebut meliputi pupuk subsidi, alat mesin pertanian (alsintan), handsprayer, pompa air, traktor, benih, dan bibit.

