Kehadiran Elon Musk di Bali Dongkrak Pariwisata RI, Begini Kata Menparekraf
BALI, investortrust.id - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno meyakini kehadiran pebisnis asal Amerika Serikat Elon Musk pada World Water Forum Ke-10 di Nusa Dua, Bali dapat mendongkrak kunjungan pariwisata di Indonesia.
“Dengan kunjungan dia (Elon Musk) ke sini menambah minat masyarakat dunia melirik Indonesia khususnya Bali,” kata Sandiaga Uno di sela World Water Forum Ke-10 di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Senin (20/5/2024).
Menpar mengaku bersyukur CEO SpaceX itu bisa hadir di Bali mengingat pada pertemuan G20 pada November 2022 di Pulau Dewata, Elon Musk berhalangan hadir.
Meski CEO SpaceX itu hadir dalam satu forum, namun Menpar mengaku tidak sempat melakukan pembicaraan spesifik dengan dirinya soal isu air atau pariwisata dan ekonomi kreatif.
Baca Juga
Anindya Bakrie Bocorkan Isi Pertemuan Prabowo dengan Elon Musk
“Waktu 2022 dia (Elon Musk) tidak datang tapi sekarang terwujud tahun ini, kami sangat bersyukur,” ujar Sandiaga Uno seperti dilansir Antara.
Sementara itu, CEO Tesla itu mengaku mendapat undangan untuk menghadiri World Water Forum Ke-10 di Bali dan menjadi salah satu pembicara kunci pada pembukaan forum yang diadakan tiga tahun sekali itu.
Kehadirannya di Pulau Dewata juga dibarengi dengan peluncuran pemanfaatan layanan internet satelit miliknya yaitu Starlink untuk membantu puskesmas pembantu di kawasan terpencil yang selama ini kesulitan jaringan internet.
“Saya diundang ke World Water Forum. Jadi ini sepertinya adalah waktu yang tepat untuk secara resmi mengumumkan Starlink,” ujar Elon Musk kepada media di Denpasar, Minggu (19/5/2024).
Baca Juga
Jokowi Bertemu Elon Musk di Bali, Bahas Pengembangan Investasi di Indonesia
Sementara itu, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) jumlah kunjungan wisatawan mancanegara di Indonesia selama 2023 mencapai 11,7 juta orang atau naik jika dibandingkan 2022 yang mencapai 5,4 juta.
Ada pun kunjungan wisatawan asing di Tanah Air pada 2023 itu paling banyak dikontribusikan Provinsi Bali dengan total mencapai 5,7 juta orang.

