Emirates Mau Tambah Penerbangan ke Jakarta dan Bali, Pakai Airbus A380?
JAKARTA, investortrust.id - Maskapai penerbangan Emirates berencana menambah frekuensi penerbangan langsung dari sejumlah kota besar di Indonesia menuju Dubai, Uni Emirat Arab. Tak tanggung-tanggung, maskapai ini menyiapkan pesawat berkapasitas jumbo, Airbus A380 untuk rute potensial.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan, Emirates mengajukan frekuensi penerbangan dari Bandara Internasional Dubai menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta dan Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali, dan Bandara Internasional Juanda, Surabaya.
Sandi menyebutkan, untuk Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan Bandara Internasional Ngurah Rai sudah siap menyambut penambahan penerbangan tersebut. Namun, untuk Bandara Internasional Juanda masih perlu sejumlah penyesuaian sisi teknis.
Baca Juga
Tambah Armada, Emirates Pesan 95 Pesawat Boeing Senilai $52 Miliar
"Kita tawarkan tiga, mereka mintanya Bali, Jakarta, dan Surabaya. Nah, Surabaya ini masih ada aspek teknis yang perlu diperbaiki. Tetapi untuk Jakarta dan Bali ini sedang diproses, Bali siap untuk slot [penerbangan] pagi," katanya ketika ditemui di Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, Senin (13/5/2024).
Selain tiga bandara yang disebutkan di atas, Sandi menyebut, pemerintah juga menawarkan opsi Bandara Internasional Yogyakarta di Kulon Progo kepada Emirates. Dia menilai penerbangan langsung dari bandara di negara-negara Timur Tengah menuju bandara tersebut cukup potensial.
"Kita tawarkan bandara [di Kulon Progo] atau Yogyakarta ini karena fasilitasnya mendukung, sekaligus mempromosikan Candi Borobudur. Di Timur Tengah ini banyak ekspatriat India, mereka sangat menggemari kunjungan ke Candi Borobudur dan Candi Prambanan," ungkapnya.
Baca Juga
Perkuat Bisnis Penerbangan Pasca Pandemi, Kemenhub Tetapkan 17 Bandara Internasional
Sebagai catatan, dibukanya lebih banyak penerbangan internasional di Bandara Internasional Yogyakarta sejalan dengan upaya pemerintah menyiapkan candi yang berada di Magelang, Jawa Tengah itu sebagai destinasi wisata spiritual kelas dunia. Selain Timur Tengah, pemerintah sedang menjajaki dibukanya penerbangan langsung dari negara-negara dengan jumlah penduduk Budha yang besar, seperti Vietnam, Thailand, dan China ke Kulon Progo.
Terkait dengan unit pesawat yang akan digunakan, Sandi menyebut belum tentu akan menggunakan Airbus A380. Pesawat komersial terbesar di dunia berkapasitas hingga 615 penumpang itu hanya akan digunakan di beberapa rute potensial.
"Untuk Airbus A380, kita belajar dari Bali kemarin. Harus dilakukan perhitungan matang, analisis mana season yang ramai. Tetapi untuk penerbangan Emirates ke Bali dengan Airbus A380 disambut baik. Mereka siap untuk terbang ke Jakarta dengan Airbus A380," ungkapnya.
Baca Juga
Dorong Pariwisata Indonesia, Presiden Jokowi Pimpin Rapat Persiapan World Water Forum Ke-10
Dari Dubai, Airbus A380 menuju Bali dengan nomor penerbangan EK368 berangkat pada pukul 03:20 waktu setempat dan tiba di Bali pada pukul 16:35 WITA. Dari Bali, pesawat A380 dengan penerbangan EK369 dijadwalkan berangkat pada pukul 19:40 WITA dan tiba di Dubai pada pukul 00:45 waktu setempat.
Saat ini, penerbangan Airbus A380 Emirates melayani pelanggan ke lebih dari 41 tujuan, termasuk Dubai, dan akan meluas ke hampir 50 tujuan pada akhir musim panas mendatang. Emirates saat ini melayani rute ke Indonesia dengan 28 penerbangan mingguan ke Bali dan Jakarta.

