Libur Waisak, Candi Borobudur Diprediksi Dikunjungi 50.000 Wisatawan
JAKARTA, investortrust.id - PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney menargetkan perayaan kunjungan wisatawan ke Candi Borobudur pada Hari Raya Tri Suci Waisak 2568 BE dikunjungi 40.000 hingga 50.000 wisatawan.
Direktur Pemasaran & Program Pariwisata InJourney Maya Watono mengungkapkan pihaknya telah menyiapkan sejumlah rangkaian acara untuk merayakan Waisak di Candi Borobudur. Harapannya, jumlah pengunjung atau wisatawan di candi yang berlokasi di Magelang, Jawa Tengah itu mencapai 50.000 wisatawan.
“Target pengunjung kita 40.000 sampai dengan 50.000 (wisatawan). Kebetulan Waisak tahun ini juga bertepatan dengan long weekend (libur panjang) dari Kamis sampai Minggu,” katanya saat konferensi pers perayaan Waisak di Borobudur, di Gedung Sarinah, Jakarta Pusat pada Rabu (8/5/2024).
Baca Juga
Bakal Berubah Status, Begini Rencana Pengembangan Candi Borobudur
Sebagai catatan, Hari Waisak tahun ini jatuh pada Kamis (23/5/2024). Sehari setelahnya atau Jumat (24/5/2024) merupakan cuti bersama yang telah ditetapkan melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri Nomor 855/2023, Nomor 3 Tahun 2023, dan Nomor 4/2023 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2024.
Lebih lanjut, Maya menjelaskan rangkaian acara perayaan Waisak di Candi Borobudur berlangsung selama enam hari pada 18 Mei hingga 24 Mei 2024 Salah satu acara yang paling ditunggu adalah pelepasan lampion Waisak atau Lantern Night pada Kamis (23/5/2024) malam.
“Jumlah lampion yang akan diterbangkan lebih dari 2.000 lampion, tepatnya 2.568 lampion. Tiketnya khusus untuk pelepasan lampion ini sudah terjual seluruhnya,” ungkapnya.
Berdasarkan informasi yang diunggah oleh PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko melalui akun Instagram @borobudurpark pada 5 Mei 2024, tiket pelepasan lampion dibanderol seharga Rp 600.000 per pengunjung, sudah termasuk tiket masuk dan kaus.
Baca Juga
Pada kesempatan yang sama, Direktur Pemasaran dan Pengembangan Bisnis InJourney Destination Management Hetty Herawati mengatakan pada libur panjang Waisak tidak ada kenaikan tiket masuk Candi Borobudur. Baik untuk wisatawan domestik seharga Rp 50.000 maupun mancanegara US$ 25.
“Jadi untuk pengunjung silakan datang dan membeli tiket secara online, tetap sama (harga tiketnya). Asal mengikuti atau menghormati prosesi ibadah yang ada," katanya.
Hetty menyebut pihaknya masih akan terus melakukan sosialisasi untuk memastikan perayaan Waisak di Candi Borobudur berlangsung khidmat. Pihaknya belajar dari tahun-tahun sebelumnya yang mana banyak pengunjung, terutama bukan umat Buddha mengganggu jalannya prosesi ibadah.
"Segala informasi mengenai acara-acara apa yang ada, informasi Waisak, do and don't bisa dipantau lewat sosial media kita," tegasnya.

