Bahlil Ungkap Alasan Indosat dan NVIDIA Bangun Pusat Pengembangan AI di Solo
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan alasan di balik pemilihan Solo, Jawa Tengah sebagai lokasi pengembangan Indonesia Artificial Intelligence (AI) Nation.
Sebagai catatan, Indonesia AI Nation akan dikembangkan oleh PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo Hutchison/IOH) bekerja sama dengan perusahaan teknologi asal Amerika Serikat (AS), NVIDIA Corporation. Investasi yang akan dikucurkan untuk proyek tersebut mencapai US$ 200 juta.
Bahlil menyebut pemilihan Solo sebagai lokasi pengembangan Indonesia AI Nation tidak ada unsur politis. Seperti diketahui, Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka merupakan putra sulung dari Presiden Joko Widodo.
“Pandangan mereka, Solo perkembangannya itu luar biasa. Tingkat wisatawan yang masuk juga luar biasa. [Pembangunan] infrastrukturnya dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya cukup agresif. Solo menurut saya menjadi kota yang disenangi banyak orang, termasuk saya sendiri,” katanya dalam Konferensi Pers Paparan Kinerja Investasi Kuartal I-2024 di Kantor Kementerian Investasi/BKPM, Jakarta Selatan, Senin (29/4/2024).
Baca Juga
Indosat: Trafik Data Game Online Naik 95% pada Libur Lebaran
Tol Trans Jawa yang sudah tersambung dari Merak, Banten hingga Probolinggo, Jawa Timur menurut Bahlil menjadikan Solo sebagai kota yang strategis. Kota tersebut berada di tengah antara Jakarta dan Surabaya, dua kota utama di Jawa.
“Sudah ada jalan tol, waktu tempuhnya menuju Jakarta sekitar 6 jam perjalanan saja. Solo juga menjadi sentral antara Jakarta, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya,” tuturnya.
Lebih lanjut, Bahlil menjelaskan bahwa salah satu parameter yang dipertimbangkan dalam studi kelayakan (feasibility study) pengembangan Indonesia AI Nation adalah infrastruktur pendukung. Dalam hal ini, Solo unggul dengan Solo Techno Park, kawasan terpadu pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek).
"Solo Techno Park betul, dia punya kelebihan dibandingkan yang lain, Solo itu punya Solo Techno Park,"
Terakhir, yang tak kalah penting adalah daya tarik proposal. Menurut Bahlil, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo berhasil meyakinkan IOH dan Nvidia lewat proposal yang menjelaskan dengan baik keunggulan daerahnya.
Baca Juga
Indosat dan NVIDIA Pilih Solo untuk Proyek Pengembangan Pusat AI, Ini Alasannya
“Kepastian dan daya tarik terhadap proposal mereka. Kepala daerah itu kan mengajukan proposal juga. Pada saat pengajuan proposal, mungkin ada tawaran dari Pemkot Solo membuat Indosat dan Nvidia memilih untuk [berinvestasi] di Solo,” paparnya.
Sebelumnya, Senior Vice President (SVP) Head of Corporate Communications IOH Steve Saerang menyebut Solo dipilih sebagai lokasi pengembangan Indonesia AI Nation lantaran kesiapan infrastruktur di kota tersebut. Adapun infrastruktur yang dimaksud salah satunya adalah Solo Techno Park.
“Kami juga berkolaborasi dengan Kemenkominfo [Kementerian Komunikasi dan Informatika] dan [mempertimbangkan] kesiapan dari infrastruktur daerah. Ini keputusan kolektif dari pihak-pihak yang mau berkolaborasi,” katanya ketika ditemui di Kantor Pusat IOH, Jakarta Pusat, Kamis (18/4/2024).
Lebih lanjut, Steve menjelaskan setidaknya ada tiga hal yang dijadikan pertimbangan pemilihan Solo sebagai lokasi pengembangan Indonesia AI Nation. Pertama, kekuatan budaya yang ikut berpengaruh terhadap etos kerja.
Kedua adalah adanya perguruan tinggi di kota tersebut yang mampu mendukung pengembangan teknologi berbasis AI. “Kami mau mengembangkan SDM (sumber daya manusia) yang siap kerja untuk (mengembangkan) AI. Misalnya ada kebutuhan riset, bisa berkolaborasi dengan universitas,” tuturnya.
Terakhir, Pemkot Solo menurutnya juga sudah memberikan dukungan penuh. IOH dan NVIDIA tinggal memanfaatkan infrastruktur yang sudah disiapkan, yakni Solo Techno Park.
