Lifting Minyak Diprediksi Berat, Indonesia Andalkan Produksi Gas
JAKARTA, Investortrust.id - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memprediksi lifting minyak bumi pada 2024 bakal berat. Apalagi per 3 Januari 2024, produksi minyak Indonesia berada di angka 577.380 barrels oil per day (BOPD), jauh dari target 634.525 BOPD.
"Kalau minyak memang agak berat," kata Menteri ESDM, Arifin Tasrif ditemui di Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Jumat (5/1/2024).
Arifin mengatakan harapan lifting minyak bumi Indonesia hanya ada di Wilayah Kerja (WK) Rokan. Dia menegaskan potensi minyak yang signifikan hanya ada di sana.
Baca Juga
Lifting Minyak Masih di Bawah 600.000 Barel per Hari Jelang Akhir 2023
"Kalau minyak kita kan mau pakai Rokan, bulan Juni semoga kajiannya menghasilkan kesimpulan, itu saja harapan kita. Yang menarik baru di sana," ucapnya.
Berkebalikan dengan minyak, Arifin justru sangat optimistis dengan lifting gas alam. Menurutnya, sejumlah cadangan besar gas alam Indonesia telah ditemukan.
Mulai dari Geng North di Kalimantan Timur, Timpan-1, Layaran-1, Andaman hingga Blok Masela. Dia yakin target lifting 12 BCFD (billion cubic per feet) pada 2030 terpenuhi.
Baca Juga
"Tapi kita mensyukuri ada discovery baru untuk gas, apalagi kita punya target 12 BCFD pada 2030. Jika semua discovery itu dikumpulkan baru 11,1 BCFD. Masih ada 0,9 lagi nanti kita siapkan infrastruktur," tuturnya.

