Mantap, Kini 70% Ekspor Merupakan Hasil Produk Industri
JAKARTA, Investortrust.id - Ekspor produk industri Indonesia meningkat pesat dari 30% menjadi 70% lebih. Hal tersebut terjadi dalam kurun waktu 15 tahun.
Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Budi Santoso mengatakan pada 15 tahun lalu, ekspor Indonesia masih didominasi bahan baku. Namun sekarang ekspor produk industri mendominasi.
"Pada 15 tahun yang lalu, ekspor kita masih didominasi raw material (bahan baku), sekarang 70 persen ekspor merupakan hasil industri. Ini sesuatu yang luar biasa," kata Budi dalam diskusi "Export Outlook 2024" yang digelar secara daring oleh Sekolah Ekspor, Rabu (27/12/2023).
Menurut data yang dia paparkan, ekspor produk industri juga meningkat dari waktu ke waktu. Pada Oktober 2023, ekspor industri mencapai 72,88% dan jauh di atas pertambangan (19,25%); minyak dan gas (6,19%); dan pertanian (1,69%).
Sementara pada November 2023, ekspor produk industri naik jadi 73,06%. Sedangkan pertambangan 19,43%; migas 5,85%; dan pertanian 1,68%.
"Ini menunjukkan produk industri kita diminati negara lain," tuturnya.
Dia menjelaskan, peralihan komoditas ekspor yang mendominasi ini menunjukkan Indonesia mulai perlahan-lahan melepaskan ketergantungan ekonomi dari negara lain.
"Indonesia sudah berani melakukan, salah satunya melarang ekspor nikel sehingga negara-negara Eropa kelabakan industrinya karena tidak bisa mendatangkan nikel," ujarnya. CR-14
