Peternak Unggas Harapkan Pasokan Jagung Seharga Rp5 Ribu per Kg
JAKARTA, Investortrust.id - Para peternak unggas amat membutuhkan pasokan jagung dengan harga di kisaran Rp 5 ribu per kilogram (kg). Mahalnya jagung pakan ternak akan menekan para pelaku industri ternak unggas mengingat jagung berkontribusi sebesar 50%-55% dari komponen biaya produksi.
Demikian disampaikan Ketua Koperasi Peternak Unggas Sejahtera Blitar, Karman, yang hadir langsung menyaksikan bongkar muat jagung di Pelabuhan Teluk Lamong, Surabaya pada Rabu (15/11/2023). Ia mengapresiasi langkah pemerintah dalam upaya memenuhi kebutuhan pakan jagung ini mengingat pakan merupakan komponen paling signifikan dalam perhitungan biaya pokok produksi dan memengaruhi harga di tingkat hilir.
"Kedatangan jagung ini sangat kami harapkan karena memang sejak lama kami inginkan jagung ini, dengan harga 5 ribu per kg. Sebab jagung pakan berkontribusi 50 hingga 55 persen pada komponen biaya produksi. Maka kalau jagung mahal kami teriak duluan." ujar Karman.
Baca Juga
Stabilisasi Harga Pakan ternak, 20 Ribu Jagung Impor Tiba di Surabaya
Sepakat dengan Karman, Ketua Presidium Pinsar Petelur Nasional (PPN) Yudianto Yosgiarso mengatakan, harga pakan yang cukup tinggi saat ini membebani para peternak. Ia berharap untuk mengatasi kekurangan dan menjaga stabilisasi pasokan jagung sebagai bahan baku pakan yang dibutuhkan peternak layer saat ini, bisa dilakukan importasi jagung secara terbatas.
Sementara itu sebanyak 20.000 ton jagung tiba di Pelabuhan Teluk Lamong, Surabaya pada Rabu (15/11/2023). Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi mengatakan, tibanya jagung pakan ini merupakan bagian dari 171.000 ton yang secara bertahap masuk untuk memenuhi kebutuhan pakan peternak mandiri di wilayah sentra produksi ayam dan telur.
“Seperti yang kami sampaikan pekan lalu pada saat Rapat dengan Komisi IV DPR RI, bahwa hari ini masuknya jagung sebanyak 20 ribu ton untuk memenuhi kebutuhan pakan bagi para peternak rakyat kita terutama peternak boiler dan layer. Kami apresiasi teman-teman Karantina dan Pelindo karena ini harus dilakukan secara cepat karena ini sangat dinanti untuk memastikan pasokan jagung pakan terpenuhi saat ini bagi para sedulur peternak kita ” ujar Arief dilansir laman resmi Bapanas.
Baca Juga
Stabilkan Harga Pakan ternak, Bulog Impor 500 Ribu Ton Jagung
Arief mengatakan, jagung pakan ini akan segera didistribusikan kepada para peternak mandiri kecil sesuai verifikasi data yang diterima dari Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian. “Jadi data by name by address para peternak sudah kita koordinasikan dengan Kementerian Pertanian dan dengan itu proses distribusinya akan segera dilakukan oleh Bulog sehingga pakan ternak ini tentunya akan sangat membantu para peternak untuk tetap berproduksi dan menjaga harga daging ayam dan telur ayam di hilirnya.”kata Arief dilansir laman Bapanas.

