Agincourt Resources Bukaan-bukaan di Ajang Indonesia Students Mining Competition (ISMC)
BANDUNG, investortrust.id – PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe di Sumatera Utara, memaparkan sejarah perusahaan, lini bisnis, tata kelola pertambangan yang berkelanjutan dan bertanggungjawab serta kiprahnya terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar.
Di depan puluhan mahasiswa pertambangan yang mengikuti ajang Indonesia Students Mining Competition (ISMC) di kampus Institut Teknologi Bandung (ITB) pekan lalu, Senior Manager Commercial PT Agincourt Resources, Jingga Ajanimenjelaskan secara rinci peta dan denah area kelolaan PTAR, termasuk berbagai fasilitas yang menunjang kinerja karyawan PTAR. Dia juga memaparkan tentang proses dan kapasitas produksi emas PTAR termasuk pendapatan dan peringkat PTAR di Indonesia sebagai tambang emas kedua terbesar di Indonesia.
Lebih lanjut, Jingga menjelaskan tentang gender equality di Tambang Emas Martabe yang mencapai hingga lebih dari 23%, termasuk penghargaan yang didapat oleh PTAR di berbagai bidang, salah satunya Penghargaan Subroto Award Bidang Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM). Dari Kementerian ESDM, pada 2023 PTAR juga membawa pulang empat penghargaan Good Mining Practice (GMP) Award yang menjadi bukti atas penerapan kaidah teknik pertambangan yang baik.
Baca Juga
Agincourt Resources dan Peneliti IPB Ungkap Mikoriza Bisa Mengurangi Efek Pemanasan Global
Jingga membeberkan kontribusi PTAR terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar seperti membantu membangun jembatan, kantor kepala desa, membantu pemberdayaan masyarakat dan juga banyak menyumbang untuk kemajuan Puskesmas Batangtoru.
"Site kami langsung berdekatan dengan masyarakat, jadi kami banyak didukung oleh masyarakat lokal, termasuk karyawan kami yang sekitar 70% berasal dari sekitar tambang. Ditambah PTAR ini sudah menjadi Objek Vital Nasional sejak tahun 2015 jadi tidak boleh sembarangan orang keluar masuk tambang. Diperlukan izin untuk memasuki area tambang bagi non-karyawan demikian juga bagi karyawan untuk keluar area tambang, karena ini ada prosedur dan undang-undangnya,” kata Jingga dalam keterangan yang diterima investortrust.id, Jumat (1/3/2024).
Selain itu, lanjut dia, ada kegiatan community relations yang berkaitan dengan kegiatan keagamaan di masyarakat, seperti kegiatan seni budaya, pengembangan usaha lokal, sarana pendidikan dan kesehatan, serta pembangunan infrastruktur. “Mungkin tadi Immanuel (mahasiswa Teknik Pertambangan ITB) dari Sibolga tahu di daerah sana kami menunjang pembangunan jembatan, kantor polisi, kantor bupati, kantor desa, puskesmas. Hampir semua kami support," kata Jingga.
Dia pun menjelaskan, pada 2023, penerima manfaat beasiswapendidikandari PT Agincourt Resources sebanyak 6.906 orang. Lalu, 6.485 orang penerima manfaat kesehatan, 65 untuk real income enrollment, ada 1.157 untuk partisipasi masyarakat. “Jadi cukup besar sumbangsih kami bagi masyarakat setempat," tambahnya.
Jingga juga menjelaskan tentang e-Coaching Jam dan kompetisi untuk mahasiswa bernama OlympiAR untuk perlombaan di bidang pertambangan dengan hadiah yang cukup bagus termasuk mendapatkan kesempatan magang selama 3 bulan di PTAR.
PTAR juga peduli dengan katarak yang diderita oleh masyarakat, dan dilakukan dalam bentuk pengobatan dan operasi katarak secara gratis di Sumatera Utara. Sejak pertama kali diadakan pada 2011 hingga 2023 operasi katarak gratis Tambang Emas Martabe telah menyembuhkan lebih dari 10.000 mata pada sekitar 9.000 orang.
Hal lain yang disampaikan Jingga adalah susunan pemilik saham PTAR di mana sebagian dimiliki oleh pemerintah setempat.
Baca Juga
Dukung Keanekaragaman Hayati, Agincourt Resources Lepas 1.000 Tukik
Menjawab pertaanyaan William, mahasiswa Teknik Pertambangan angkatan 2022 ITB, soal masyarakat dan hutan adat, Jingga mengatakan bahwa tidak pernah berkonflik dengan masyarakat adat soal hutan adat karena meski area kelola PTAR sebagian besar hutan, PTAR tidak menyentuh hutan tersebut.
“Hubungan kami dengan masyarakat cukup baik, mungkin karena sebagian masyarakat lokal dan masyarakat di sekitar tambang bekerja di PTAR sehingga mereka ada rasa memiliki. Jadi di sana aman, tidak ada gejolak," katanya.
Institut Teknologi Bandung (ITB) menjadi tuan rumah Indonesia Students Mining Competition (ISMC) yang diselenggarakan pada 23-24 Februari 2024 di Lapangan Cinta dan East Hall ITB, Bandung. ISMC kali ini adalah kompetisi ke-14 dan diikuti 15 tim berbakat dari berbagai universitas, tidak hanya dari dalam negeri tetapi juga dari Malaysia dan Australia.
Ajang ISMC juga diisi dengan Mining Expo, Mining Exhibition dan Mining Talks, di mana PT Agincourt Resources (PTAR) hadir sebagai salah satu pembicara.ISMC adalah kompetisi mahasiswa pertambangan berskala internasional yang bermula dari pengalaman tim HMT-ITB mengikuti AusIMM Students Mining Competition yang diadakan University of Queensland (UQ) pada tahun 1996 di Brisbane, Australia.

