Kemenhub Sebut 420 Pesawat Akan Beroperasi Selama Libur Lebaran 2024
JAKARTA, investortrust.id - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menyampaikan, akan ada 420 pesawat yang dioperasikan selama periode libur Lebaran 2024. Adapun periode libur Lebaran tersebut berlangsung selama 16 hari, yakni dari tanggal 3-18 April 2024.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Maria Kristi Endah Murni menyebutkan, ketersediaan pesawat ini sudah sangat mencukupi. Pasalnya, pihaknya telah menghitung bahwa sebetulnya mereka hanya memerlukan sekitar 320-an pesawat untuk aktivasi semua rute penerbangan.
“Untuk total pesawat 420. 420 ini sebagian besar memang jet, jadi kita hanya punya ATR 40-an, dan pesawat kecil atau unyil-unyilan itu hanya 35, jadi ini biasanya main di perintis,” kata Maria dalam konferensi pers, Minggu (18/3/2024).
Baca Juga
Kemenhub: Jumlah Pesawat Jadi Kendala Target 14,3 Juta Wisman Sulit Tercapai
Adapun Rincian perusahaan penerbangan yang mengoperasikan jumlah armada pesawatnya adalah Garuda Indonesia sebanyak 57 unit, Lion Air 85 unit, Citilink Indonesia 45 unit, Pelita Air 10 unit, BatikAir 59 unit, Sriwijaya 3 unit, AirAsia 26 unit, dan 31 armada merupakan pesawat perintis.
Maria juga menyampaikan, secara total jumlah penumpang angkutan udara selama periode libur Lebaran tahun 2024 diperkirakan sebesar 4,4 juta orang, dengan rata-rata harian 275.416 orang atau naik sebesar 12% dibandingkan tahun 2023.
“Kondisi ini menunjukkan tren pemulihan demand yang positif di rute domestik maupun internasional melalui penambahan kapasitas tempt duduk, serta reaktivasi rute maupun penambahan rute baru,” ujar Maria.
Baca Juga
Lebih lanjut, Maria menyebut proyeksi penumpang domestik tahun 2024 sebesar 3,6 juta (rata-rata harian 224.650) atau naik 9% dibandingkan tahun 2023. Sedangkan proyeksi penumpang internasional sebesar 812.241 (rata-rata harian 50.765) atau naik 26% dibandingkan tahun lalu.
“Untuk rute-rute favorit, seperti tahun lalu dari domestik itu masih Denpasar yang tertinggi, Kualanamu, Surabaya, Makassar. Untuk rute-rute internasional memang masih Singapura, Kuala Lumpur, Perth, dan Jeddah untuk umroh,” sebut dia.

