Pelita Air dan TransNusa Berminat Masuk Bandara Rendani Manokwari Usai Runway Diperpanjang
MANOKWARI, investortrust.id - Dua maskapai penerbangan, Pelita Air dan TransNusa, dikabarkan berminat masuk dan beroperasi di Bandara Rendani Manokwari, Provinsi Papua Barat setelah landasan pacu (runway) bandara itu diperpanjang dari 2.000 meter menjadi 2.300 meter.
Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara (Otban) Wilayah IX Manokwari Sigit Pramono di Manokwari mengatakan perpanjangan landasan pacu Bandara Rendani dari 2.000 meter menjadi 2.300 meter membuat penerbangan menjadi lebih aman dan nyaman.
"Tahun ini dua maskapai penerbangan yaitu Pelita Air dan TransNusa sedang berkoordinasi untuk masuk ke Bandara Rendani," kata Sigit seperti dikutip dari Antara, Sabtu (13/4/2024).
Baca Juga
AirNav Diminta Optimalkan Dua Runway di Bandara Soekarno-Hatta pada Arus Balik Lebaran
Ia menjelaskan perpanjangan landasan pacu Bandara Rendani menjadi langkah strategis untuk menarik maskapai penerbangan masuk ke Manokwari.
Ia mengatakan meski perpanjangan landasan pacu 2.300 sudah selesai dikerjakan, namun belum bisa digunakan karena landasan pacu tersebut harus diverifikasi dan dipublikasi oleh Kementerian Perhubungan.
"Nantinya setelah diverifikasi, Kementerian Perhubungan akan mengeluarkan publikasi terkait panjang landasan pacu Bandara Rendani yang sudah 2.300 meter. Status landasan pacu bandara harus diberitahukan pada seluruh dunia," ujar dia.
Baca Juga
Ia mengatakan tahun ini maskapai penerbangan Pelita Air akan menjajaki masuk ke Bandara Rendani pada medio semester kedua tahun 2024.
Sedangkan maskapai TransNusa, perwakilannya tengah mengurus perizinan di Otban Wilayah IX Manokwari untuk masuk Manokwari. Maskapai tersebut berpeluang masuk ke Manokwari setelah membuka rute Manado dan Ambon dari Bandara Domine Edward Osok (DEO) Sorong, Papua Barat Daya.
"TransNusa melayani penerbangan intra-Papua, seperti Sorong-Timika, Sorong-Jayapura, Sorong-Manokwari. Ada rencana juga mereka melayani penerbangan ke Jakarta dan Makassar," katanya.
Ia menambahkan Otban Wilayah IX Manokwari melakukan fungsi pengawasan dan pengendalian penerbangan di empat daerah yaitu Manokwari-Provinsi Papua Barat, Sorong-Provinsi Papua Barat Daya, Biak-Provinsi Papua dan Nabire-Provinsi Papua Tengah.

