Percepat Dekarbonisasi, Perusahaan Energi Asal Finlandia Wartsila Lakukan Ini
TANGERANG, Investortrust.id - Perusahaan Teknologi di bidang energi dan kelautan asal Finlandia, Wartsila Energy, berupaya mendukung percepatan dekarbonisasi untuk sistem tenaga listrik di Indonesia. Upaya ini dilakukan demi mengurangi emisi dan menjamin ketersediaan listrik dengan biaya yang lebih rendah.
Presiden Wartsila Energy, Anders Lindberg mengatakan, pihaknya sangat mendukung dekarbonisasi di Indonesia. Sejumlah hal telah diciptakan untuk mencapai upaya percepatan tersebut, antara lain dengan menyediakan battery energy storage yang dapat memasok daya cadangan bagi yang ingin memanfaatkan energi terbarukan, dan menggunakan pembangkit listrik yang fleksibel, dengan life cycle services atau purna jual untuk aset-aset yang beroperasi.
Baca Juga
Pertamina dan ExxonMobil Garap Proyek Dekarbonisasi di Laut Jawa Senilai US$ 2 Miliar
“Wartsila hadir di Indonesia sudah lebih dari 40 tahun, dan hingga sekarang jumlah pegawainya mencapai 400 orang. Mesin Wartsila di Indonesia telah membantu pembangkit listrik mampu menghasilkan sekitar 5,3 gigawatt. Jadi posisi kita sangat tepat untuk dapat mendukung energi transisi,” ujarnya, menjawab pertanyaan Investortrust.id, saat konferensi Pers di ICE BSD, Rabu (15/11/2023).
Di samping itu, Wartsila juga telah meresmikan workshop dan training center yang diberi nama Wartsila Land and Sea Academy.
Baca Juga
Pertamina - Chevron Bangun Kerja Sama Dekarbonisasi. Ini Proyek yang Dikembangkan
“Pada hari Senin lalu (13/11/2023), kita baru meresmikan workshop dan juga training center yang dinamakan Wartsila Land and Sea Academy di Pulogadung. Ini bisa menjadi fasilitas kuta untuk dapat mendukung lebih banyak energi baru terbarukan di masa transisi energi ini,” tegas Anders. (CR-13)

