KAI Commuter Bukukan Pendapatan Rp88 Miliar Selama Libur Lebaran 2024
JAKARTA, investortrust.id – PT Kereta Commuter Indonesia atau KAI Commuter membukukan total pendapatan Commuter line sebesar Rp 88 miliar sepanjang periode angkutan Lebaran 2024/1445 H.
Pendapatan tadi diperoleh pada layanan jalur Jabodetabek, Bandung, Jogja – Solo, Prameks, dan Surabaya. Khusus Commuter line Jabodetabek pendapatannya tercatat sebanyak Rp 64 miliar.
Direktur Operasi dan Pemasaran KAI Commuter, Broer Rizal juga menyampaikan, proyeksi penumpang Commuter line akan mencapai 330 juta orang hingga akhir tahun 2024. “Untuk target sementara, 330 juta di tahun ini,” kata dia di Aroem Restaurant, Jakarta Pusat, Selasa (23/4/2024).
Baca Juga
KAI Angkut 4,39 Juta Penumpang Selama Lebaran 2024, Meningkat Segini
Berdasarkan informasi yang diterima investortrust.id pada Kamis (11/1/2024), pada tahun 2023 KAI Commuter telah melayani 331.894.721 orang pengguna Commuter line atau naik 38% dari periode yang sama tahun lalu. Perseroan prediksi untuk tahun 2024 volume pengguna akan naik 17% atau sekitar 359 juta orang.
“Jadi, selama tahun 2023 kami telah melayani 331 juta lebih pengguna KRL (tanpa volume pengguna KRL Bandara Soekarno Hatta atau Basoetta) atau mengalami kenaikan sekitar 38% dari periode sebelumnya yang berjumlah 239.254.813 orang pengguna KRL,” papar Direktur Utama KAI Commuter, Asdo Artriviyanto dalam konferensi pers di Kantor KAI Commuter Juanda, Jakarta Pusat awal tahun ini.
Baca Juga
Usai Libur Lebaran, KAI Commuter Layani 954.715 Pengguna per Hari
“KCI mencatat pada tahun 2019 pengguna KRL berada diposisi tertinggi yaitu 336.274.343 orang. Kami memprediksi di tahun 2024 pengguna KRL akan mencapai 359.000.000 orang atau naik 17%,” tambah dia.
Kenaikan Tarif
Dengan target penumpang tersebut, KAI Commuter telah mengusulkan untuk merubah tarif perjalanan Commuter line kepada Pemerintah. “Kemarin sudah direncanakan, tapi sekali lagi itu kebijakan dari pemerintah. Kami hanya eksekutor untuk melaksanakan keputusan pemerintah. Tapi sekali lagi belum diputuskan untuk bisa dilaksanakan sekarang,” ungkap Broer.
Diketahui, tarif Commuter line saat ini sebesar Rp 3.000 untuk jarak 25 kilometer (km) pertama dan akan ditambah Rp1.000 untuk perjalanan per 10 km selanjutnya.

