Kejar Pembangunan Tol Trans Sumatera, Kementerian PUPR Ungkap Progress Ruas Bayung Lencir-Tempino-Jambi
JAKARTA, investortrust.id – Progress pembangunan jalan tol Bayung Lencir-Tempino-Jambi telah mencapai 77%. Progress tersebut lebih cepat dari target, sehingga pembangunan ruas tol Trans Sumatera ini ditargetkan tuntas pada Juli 2024.
Demikian penjelasan Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono saat memantau langsung progress pembangunan bagian dari ruas Tol Palembang – Betung di Provinsi Sumatera Selatan tersebut pada Kamis (18/4/2024).
Jalan Tol Bayung Lencir – Tempino sepanjang 33 Kilometer (km) tersebut berada di Kabupaten Muaro Jambi. Sedangkan nilai investasinya mencapai Rp5,6 triliun.
Baca Juga
Hingga 8 April, Jalan Tol Trans Sumatra Dilintasi 313.800 Kendaraan
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengucapkan terima kasih kepada seluruh penyedia jasa/ kontraktor yang melaksanakan pembangunan Jalan Tol Bayung Lencir - Tempino dengan baik, sehingga dapat selesai sesuai target.
“Terima kasih kepada seluruh penyedia jasa konstruksi. Saya kira kualitas pekerjaannya sudah bagus, sudah hijau dan rapi. Tolong dipertahankan dan diawasi betul hingga target penyelesaian pada Juli 2024. Saya melihat tidak ada isu atau kendala yang berarti,” kata Basuki dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat (19/4/2024).
Sementara itu, Direktur Jalan Bebas Hambatan, Direktorat Jenderal Bina Marga PUPR Triono Junoasmono menerangkan, saat ini, progress fisik keseluruhan dari Jalan tol Bayung Lencir - Tempino sebesar 77%, yang terdiri atas 3 paket pekerjaan.
Baca Juga
Hutama Karya Patok Tol Trans Sumatera Tahap I Rampung Semester I-2024
Adapun paket 1 dibangun sepanjang 7,6 km dengan nilai kontrak Rp1,6 triliun. Saat ini progress fisiknya telah mencapai 83,85%. Dengan penyedia jasanya PT Adhi Karya – PT Waskita Karya – PT Jaya Konstruksi (KSO). Sementara, paket 2 memiliki panjang 11 km dengan nilai kontrak Rp1,3 triliun. Progress fisiknya saat ini adalah 81,43% dengan penyedia jasa PT PP – PT Nindya Karya (KSO).
Sedangkan pengerjaan paket 3 dengan panjang 15,47 km dan nilai kontrak Rp 2,7 triliun telah mencapai progress fisik 72,71% dengan penyedia jasanya adalah KSO PT Hutama Karya – PT Wijaya Karya – PT Brantas Abipraya.
Kementerian PUPR, lanjut Basuki, telah meninjau seluruh ruas Jalan Tol Bayung Lencir - Tempino. Pada hari Rabu (24/4/2024), akan dilakukan penandatanganan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT).
Baca Juga
Hutama Karya Fokus Percepatan Tol Trans Sumatera di Tengah Pembatalan Sejumlah PSN
“Sehingga, Mei 2024 nanti sudah bisa dikerjakan konstruksinya, termasuk Betung ke Bayung Lencir (Seksi 1 - Seksi 2) sepanjang 118 km, dan dari Tempino ke Jambi/ Simpang Ness (Seksi 4) sepanjang 19 km. insya Allah Bayung Lencir - Tempino - Simpang Ness/Kota Jambi dengan panjang 52 Km sudah bisa operasional pada Kuartal Pertama 2025,” jelas Basuki.
Sebagai catatan, jalan Tol Bayung Lencir - Tempino adalah Seksi 3 yang merupakan Dukungan Konstruksi (Dukon) Pemerintah terhadap Ruas Jalan Tol Betung - Tempino - Jambi yang melintasi Provinsi Sumsel dan Jambi.
Sementara, untuk Seksi 1 Betung - Tungkal Jaya, Seksi 2 Tungkal Jaya - Bayung Lencir, dan Seksi 4 Tempino - Jambi/ Simpang Ness pada ruas tersebut, dibangun melalui skema Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU) dengan Pembiayaan Berkala Berbasis Layanan (PBBL) PT Hutama Karya (persero) sepanjang 136,6 km.

