Kekayaan 10 Orang Paling Tajir Indonesia Capai US$ 168,9 Miliar, Kuasai 12% PDB
JAKARTA, investortrust.id – Sepuluh keluarga atau orang terkaya di Indonesia memiliki aset atau kekayaan bernilai total US$ 168,9 miliar atau setara Rp 2.617 triliun dengan asumsi kurs Rp 15.500 per dolar AS. Hartono bersaudara, pemilik Grup Djarum dan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menempati peringkat pertama dengan total kekayaan sebesar US$ 48 miliar, setara Rp 744 triliun.
Jika dibandingkan dengan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia 2023 yang diprediksi sekitar Rp 22.010 triliun, kekayaan 10 orang atau keluarga paling tajir versi Forbes tersebut mencapai hampir 12%. Artinya, 10 orang atau keluarga tersebut menguasai 12% perekonomian Indonesia.
Sedangkan apabila dibandingkan dengan belanja APBN 2023 yang sebesar Rp 3.121 triliun, total aset 10 orang/keluarga terkaya itu mencapai sekitar 84%.
Setelah keluarga Hartono di posisi puncak, peringkat kedua adalah Prajogo Pangestu, pemilik Grup Barito Pacific dengan kekayaan sebesar US$ 43,7 miliar, selanjutnya raja batu bara baru Low Tuck Kwong dengan kekayaan US$ 27,2 miliar.
Keluarga Widjaja, pemilik kerajaan bisnis Grup Sinarmas berada di peringkat keempat dengan kekayaan US$ 10,8 miliar dan pemilik Salim Group, keluarga Anthoni Salim di urutan kelima dengan kekayaan US$ 10,3 miliar.
Adapun urutan keenam hingga 10 masing-masing adalah Sri Prakash Lohia (pemilik Grup Indorama) dengan kekayaan sebesar US$ 8,5 miliar, Chairul Tanjung US$ 5,7 miliar, Agoes Projosasmito (petinggi di beberapa Grup Bumi Resoruces) US$ 5,4 miliar, Lim Hariyanto Widjaja (pemilik Harita Group) US$ 4,8 miliar, serta Dewi Kam (salah satu pemegang saham Bayan Resources) sebesar US$ 4,5 miliar.

