Jelang Nataru, Kementerian PUPR Selesaikan Penggantian 9 Jembatan Tua di Jawa Timur
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan sembilan jembatan tua berjenis Callender Hamilton (CH) di Jawa Timur. Perbaikan tersebut adalah bagian dari mitigasi risiko jembatan runtuh karena usia yang sudah tua, yakni di atas 40 tahun.
Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan, Endra S. Atmawidjaja menyampaikan, pemeliharaan jalan dan jembatan memiliki peran penting sebagai tulang punggung ekonomi wilayah. Pasalnya, konektivitas antar wilayah sangat dibutuhkan untuk memperlancar distribusi logistik.
“Konektivitas antar kawasan perlu terus dijaga bahkan ditingkatkan, salah satunya dengan penggantian jembatan yang sudah berumur tua agar aliran barang, jasa, dan manusia bisa lebih lancar dan efisien. Dengan konektivitas yang baik, diharapkan pertumbuhan ekonomi kawasan juga meningkat,” kata Endra dalam ketarangannya, Senin (18/12/2023).
Baca Juga
Ini Dia 3 Skema Rekayasa Lalu Lintas Nataru yang Disiapkan Polri
Penggantian jembatan jenis CH di Jawa Timur merupakan salah satu proyek Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) antara Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Bina Marga dengan PT Baja Titian Utama sebagai Badan Usaha Pelaksana dan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia sebagai penjamin dengan masa pelaksanaan 2021-2023.
Di Provinsi Jawa Timur sendiri telah dikerjakan penggantian 9 jembatan dengan total penanganan 2.116 m dengan biaya Rp 582 miliar. Skema KPBU yang dimaksud berupa ketersediaan layanan (Availability Payment) dengan masa konsesi 12 tahun.
Endra menyebut, sembilan jembatan di Jawa Timur yang telah diperbaiki meliputi Jembatan Wirolegi sepanjang 35 m, Jembatan Trisula Lama (170 m), Jembatan Teleng (60 m), Jembatan Kangkung (80 m), Jembatan Munjungan (55 m), Jembatan Ngujang (150 m), Jembatan Bandar Ngalim (142 m), Jembatan Jetak (50 m), dan Jembatan Kalitakir (50 m).
Baca Juga
“Dengan selesainya penggantian atau duplikasi Jembatan Callender Hamilton juga dapat meningkatkan layanan transportasi jalan, khususnya dalam mendukung kelancaran dan kenyamanan arus lalu lintas pada saat libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru) di Jawa Timur,” harap Endra.
Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, Hedy Rahadian menyebutkan, total sebanyak 37 jembatan telah diperbaiki yang tersebar di empat provinsi.
“Di Banten seperti Jembatan Cisadane, Jembatan Tawing. Kemudian di Jawa Barat ada 16 Jembatan, di Jawa Tengah 10 jembatan, dan di Jawa Timur 9 jembatan,” kata Hedy. (CR-8)

